×
Home Pop Up
Home > Konsultasi > ruam tetap muncul meski diet eliminasi dan konsumsi antihist

ruam tetap muncul meski diet eliminasi dan konsumsi antihist

By: Susiyanti
84 views
102 hari yang lalu

Selamat Malam Dok putri saya 2 th, setelah menjalani Skin Prick Test oleh Sp.A spesialisasi alergi dan imunologi (profesor diSurabaya) didiagnosa alergi debu, alergi protein susu sapi, alergi pritein hewani kecuali daging sapi dan kambing. Sudah sepuluh hari ini saya terapkan diet eliminasi alergen,termasuk dairy products,makanan berbahan susu,telur dan protein hewani. Tidak menggunakan bedak tabur, sprei diganti tiap 3 hari sekali,juga konsumsi anti alergi celestine (1/5 tab) dan avil (1/3 tab) tiap malam sehabis makan juga ganti susu soya, masih saja muncul bintik bintik seeprti ruam tapi memerah berpuncak seolah berisi nanah pada dahi, ada sebuah benjolan sebesar biji kedelai pada kepala juga. Memang semenjak konsumsi susu soya perutnya tidak kembung, tidur semakin nyenyak dan nafsu makannya membaik. Tapi ruam-ruamnya meaki telah diolesi esperson tipis-tipis tetap saja muncul (baru). Oh ya dok, karena anak saya tidak menyukai rasa susu soya, saya terpaksa mencampurkan coklat bubuk instan ke susunya. Anak.saya lahir.secara normal,cukup bulan, perkembangannya cukup sesuai dengan tahap usia,hanya saja BBnya jauh dari yang seharunya lahir dengan BB 2,7 kg/51 cm saat ini BB hanya 8kg TB 79 cm. Anak saya sepertinya mengalami gangguan penyerapan nutrisi, BABnya cukup banyak, bahkan sering lebih dari dua kali sehari sebelum konsumsi susu soya. Yang saya khawatirkan adalah anak saya termasuk 40% anak yang juga alergi protein kedelai, kantas untuk mencukupi nutrisinya selain susu darimana protein hewabni diperoleh. pastinya membeosankan jika tiap hari hanya konsumsi daging, terimakasih atas perhatiannya selamat malam

JAWABAN AHLI:

Halo Bunda Susiyanti , terima kasih atas pertanyaannya. Saya memahami apa yang Bunda rasakan saat ini.
Prinsip mencegah kekambuhan pada alergi adalah dengan menghindari alergen (bahan yang menyebabkan alergi), pada kasus anak bunda salah satunya adalah protein hewani. Perlu diingat, sumber protein tidak hanya hewani, namun nabati juga. Contohnya dari kacang almon, oat, brokoli, quinoa, biji labu, dan kacang-kacangan. Jadi, untuk memenuhi kebutuhan proteinnya dapat dipertimbangkan konsumsi protein nabati.
Pada umumnya, 90% anak dengan alergi susu sapi akan sembuh pada tahun ketiga. Alergi makanan pada anak juga mungkin hilang saat dia beranjak dewasa. Oleh karena itu, anda dapat memonitor secara rutin anak anda.

Terima kasih telah menggunakan fitur Konsultasi Alergi. Semoga jawaban yang saya berikan dapat membantu. Jika ada keluhan atau kendala lainnya, silahkan menggunakan konsultasi lagi ya Bunda.

Pertanyaan Lainnya

Atasi Alergi Si Kecil Dengan Konsultasi Ahli

Konsultasi masalah nutrisi dan psikologi Si Kecil dengan ahli dari dokter kami.

susah makan
By: ERVINA SURYANI 42 views
allergi makanan
By: Anisha kusuma dewi 53 views
faktor alergi
By: heru sutikno 255 views