×
Home Pop Up
Home > Konsultasi > cara penuhi kebutuhan gizi anak usia 1-5tahun

cara penuhi kebutuhan gizi anak usia 1-5tahun

By: Imayni nilasari
115 views
164 hari yang lalu

Hai MP,Saya mau bertanya Bagaimanakah cara memenuhi kebutuhan gizi anak usia 1-5tahun? apa sajakah makanan yang baik untuk dikonsumsi anak rentang usia tersebut,bagaimanakah cara menyiasati supaya anak tidak bosan Dengan menu makanan sehat? Kemudian mengenai susu sapi,apakah jika anak minum susu sapi lalu disekitar mulut Ada Tumbuh jamur,itu bisa dikategorikan sebagai ALERGI SUSU SAPI?lalu bagaimana menanggulanginya??. Terima kasih

JAWABAN AHLI:

Halo Bunda Imayni terima kasih atas pertanyaannya. Saya memahami apa yang Bunda rasakan saat ini.
Berikut adalah lima nutrisi yang penting bagi kesehatan anak yang harus Anda ketahui.
1. Karbohidrat
Karbohidrat berguna sebagai sumber energi bagi tubuh. Dalam menu seimbang, karbohidrat mengisi hingga 55–60 persen dari kebutuhan energi total.
Terdapat dua jenis karbohidrat, yaitu karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. Contoh karbohidrat kompleks adalah nasi, roti, mi, dan kentang. Sedangkan karbohidrat sederhana adalah buah-buahan, madu, dan susu.
Anda bisa mengombinasikan kedua bentuk karbohidrat ini sesuai dengan waktu dan karakteristiknya. Misalnya saat sarapan, berikan anak asupan yang mengandung karbohidrat sederhana sehingga energinya dapat segera dipakai beraktivitas dan tidak menyebabkan anak lemas atau mengantuk.
2. Protein
Protein adalah komponen penting untuk membentuk sebagian besar berat tubuh dan berbagai sel dalam tubuh. Hal ini membuat kuantitas dan kualitas asupan protein sangat penting bagi kesehatan anak. Selain dari karbohidrat, protein juga dapat menghasilkan energi di mana setiap 1 gram protein dapat menghasilkan 4 kalori.
Sumber protein terbagi menjadi protein hewani dan nabati, dan keduanya memiliki fungsi dan manfaatnya masing-masing. Jenis protein hewani adalah yang berasal dari ayam, daging, ikan, telur, dan susu. Sedangkan protein nabati dapat diperoleh dari tahu, tempe, dan berbagai biji-bijian serta kacang-kacangan lainnya.
3. Lemak
Lemak sering kali diidentikkan sebagai sesuatu yang buruk. Padahal, lemak tetap dibutuhkan oleh tubuh terutama pada anak yang dalam masa pertumbuhan, tentunya dalam takaran yang sesuai.
Dalam menu makan seimbang, komposisi lemak hendaknya mengisi tidak lebih dari 30 persen. Hindari membatasi asupan lemak terlalu ekstrem karena komposisi kurang dari 15–20 persen justru dapat menyebabkan anak gagal tumbuh.
Hal yang terpenting dalam pemberian lemak adalah memastikan bahwa lemak tersebut sehat. Lemak, serupa dengan protein, juga dapat diperoleh dari sumber hewani ataupun nabati.
Lemak hewani terdapat pada minyak ikan, kuning telur, dan produk susu seperti mentega. Sedangkan lemak nabati dapat diperoleh dari santan, kelapa, dan kacang-kacangan seperti kacang tanah.
4. Vitamin
Vitamin terdiri atas empat vitamin larut lemak dan dua vitamin larut air. Vitamin yang termasuk dalam kategori larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E, dan K, sedangkan yang larut air adalah vitamin B kompleks dan vitamin C.
Tentunya, masing-masing vitamin ini memiliki fungsi dan sumber yang berbeda-beda (meski ada beberapa jenis makanan yang mengandung beberapa jenis vitamin sekaligus), sehingga penting untuk memastikan anak mendapatkannya secara seimbang.
Perlu diingat juga bahwa vitamin termasuk ke dalam mikronutrisi sehingga hanya dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang sedikit. Tidak ada kewajiban bagi orang tua untuk memberikan suplemen dengan kandungan vitamin yang terlampau tinggi untuk anak.
5. Mineral
Selain vitamin, mineral adalah komponen mikronutrisi yang juga penting untuk tubuh. Beberapa mineral yang esensial untuk kesehatan, antara lain zat besi, kalsium, kalium, dan zink.
Mineral dibutuhkan untuk menunjang berbagai fungsi tubuh. Misal, zat besi bermanfaat bagi kesehatan darah dan sirkulasi oksigen, kalsium vital untuk kesehatan tulang dan gigi, serta kalium turut mendukung kerja otot dan menjaga tekanan darah.
Jangan putus asa untuk selalu berkreasi dalam rangka meningkatkan kuantitas dan kualitas asupan nutrisi anak demi mendukung kesehatannya, serta mencegah kekurangan gizi maupun kelebihan gizi. Dengan berkreasi atas berbagai menu dan bentuk hidangan maka anak tidak akan bosan. Penting juga untuk dapat mengidentifikasi alergi pada anak dan mempelajari apa yang disukainya dan tidak, sehingga anak tidak kesulitan makan. Adapun bila tumbuh jamur di sudut mulut anak, itu bukan tanda alergi, namun tanda infeksi. Bila terjadi infeksi, maka periksakanlah si Kecil ke dokter anak.
Terima kasih telah menggunakan fitur Konsultasi Alergi. Semoga jawaban yang saya berikan dapat membantu. Jika ada keluhan atau kendala lainnya, silahkan menggunakan konsultasi lagi ya Bunda.

Pertanyaan Lainnya

Atasi Alergi Si Kecil Dengan Konsultasi Ahli

Konsultasi masalah nutrisi dan psikologi Si Kecil dengan ahli dari dokter kami.

cara mengatasi si kecil susah makan
By: Winnie Athasya Astriana 314 views
apakah susu soya menyebabkan pup keras dan hitam
By: Stephanie lestari 150 views
atopik atau alergi susu sapi
By: Regina 409 views