Home Pop Up
Klik di mana saja untuk menutup banner.
Home > Konsultasi > alergi susu sapi pada bayi

alergi susu sapi pada bayi

By: Nurul ichwani
10 views
7 hari yang lalu

dok anak saya berusia 2 bulan. 10 hari setelah lahir anak saya diberika susu formula lagtogen karena saya tdak bisa memberikan asi. setelah saya lihat d pipi dan d bawah mukut dan d perut anak saya ada bintik2 tapi tdak merah dok.. anak saya juga sering kentut dok...kalau bab ngedennya sampai muka ya merah dok.. kadang juga ada suara sepeeti ngorok gtu dok...tu gimana ya dok..

JAWABAN AHLI:

Halo Bunda,

Terima kasih telah bertanya mengenai tanda alergi susu sapi pada bayi.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kondisi bayi Anda dapat disebabkan oleh dua kemungkinan yakni intoleransi laktosa dan alergi susu sapi.

Alergi susu sapi terjadi akibat respons tidak normal dari sistem imun saat tubuh kemasukan susu sapi atau produk olahannya. Kondisi ini memberikan gejala, seperti perut kembung, mual, muntah, diare, konstipasi dan gangguan saluran cerna lainnya.

Gejala-gejala yang terjadi pada alergi susu sapi tidak hanya terbatas pada saluran cerna saja. Artinya, seseorang yang mengalami reaksi alergi akibat mengonsumsi susu sapi juga bisa mengalami gejala ruam merah di kulit, gatal, bibir bengkak, sesak napas hingga penurunan tekanan darah yang mengancam nyawa. Hal ini terjadi karena alergi melibatkan sistem imun tubuh secara umum, dengan proses yang teramat rumit.

Satu hal yang menjadi ciri khas alergi susu sapi adalah, gejala bisa saja terpicu meski hanya terpapar sedikit susu sapi. Gejala-gejala tersebut biasanya akan terjadi tak lama setelah susu memasuki saluran cerna.

Sementara, Intoleransi laktosa terjadi akibat tubuh tidak mampu mengolah laktosa atau jenis gula yang ada dalam susu. Hal ini terjadi pada orang-orang yang memang tidak memiliki enzim laktase di dalam tubuhnya.

Apa itu enzim laktase? Ini adalah sebuah unsur di dalam usus halus yang bekerja memecah laktosa menjadi energi, untuk kemudian digunakan tubuh menjalankan fungsinya.

Ketiadaan enzim laktase, laktosa yang ada dalam susu tidak dapat dicerna sehingga masuk dalam bentuk utuh ke usus besar. Bakteri yang secara alami hidup di usus besar kemudian melakukan fermentasi pada laktosa tersebut dan terjadilah berbagai gejala.

Gejala yang identik dengan intoleransi laktosa adalah mual, muntah, kembung, nyeri perut hingga diare. Seluruh gejala tersebut hanya terbatas pada saluran cerna alias tidak melibatkan organ-organ lainnya.

Proses terjadinya gejala pada intoleransi laktosa berlangsung secara bertahap dan umumnya dialami setelah konsumsi susu yang mengandung laktosa dalam jumlah banyak.

Untuk memastikan yang mana yang merupakan penyebab pada kondisi anak Bunda, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Karena itu, saran saya sebaiknya Bunda membawa si Kecil ke dokter anak langsung ya.

Semoga informasi di atas bermanfaat. Salam sehat.

Pertanyaan Lainnya

Atasi Alergi Si Kecil Dengan Konsultasi Ahli

Konsultasi masalah nutrisi dan psikologi Si Kecil dengan ahli dari dokter kami.

bayi saya alergi susu sapi atau intoleransi laktosa?
By: helen dea lestari 361 views
alergi
By: Rita widiastuti 132 views