×
Home Pop Up
Home > Konsultasi > alergi susu sapi dan intoleransi laktosa

alergi susu sapi dan intoleransi laktosa

By: Eva Yuliawati
18 views
10 hari yang lalu

Waktu anak saya lahir di rumah sakit di ruang bayi diberi susu SGM oleh bidan. 6 jam setelah minum susu di kulit anak saya timbul ruam bintik kemerahan di pipi dan sekujur badan. Tangannya menggaruk garuk ke pipi seperti gatal dan ketika tidur gelisah, kemudian anak saya sering cegukan, sering buang angin kembung sampai ngeden sambil nangis seperti kesakitan, rewel, kalau tidur gelisah, bab tidak lancar kadang bab sehari 3x bab kadang 2 hari lebih tidak bab, kalau bab seperti susah ngeden nya, sering berkeringat berlebihan, napas grok grok, batuk, bersin, pilek kotoran hidung banyak, tidur miring, timbul kotoran mata belekan, mudah kaget bila ada suara, sering melihat ke atas. Apakah itu reaksi dari alergi susu? Oleh dr. Diberi obat cetirizine. Bintik kemerahannya hilang tapi kadang suka timbul kembali bintik bintik merah di kulit pipi dan di kulit bekas pakai pempers. Kata dr. Harus diberi susu yang free laktosa. Jadi saya beri yang soya. Apakah ada jenis susu lain yang bisa diberikan karena asi saya masih keluar sedikit? Apa obat supaya anak saya napasnya tidak bunyi grok grok lagi dan kalau buang angin dan bab tidak ngeden kesakitan lagi? Terimakasih dr, tolong dijawab pertanyaan saya karena saya khawatir.

JAWABAN AHLI:

Halo Bunda Eva terima kasih atas pertanyaannya. Saya memahami apa yang Bunda rasakan saat ini.
Berikut kami jelaskan seputar gejala alergi susu sapi. Gejala reaksi cepat alergi susu sapi muncul dalam hitungan menit atau jam setelah mengonsumsi susu sapi dan umumnya disebabkan oleh respon antibodi IgE terhadap protein susu. Gejalanya antara lain:
- Sakit perut
- Mual
- Muntah
- Sesak napas atau mengi
- Ruam, bengkak, gatal pada kulit
- Diare
Reaksi lambat alergi susu sapi umumnya disebabkan oleh respon hipersensitivitas non antibodi IgE dan berlangsung dalam hitungan jam atau hari setelah konsumsi susu. Gejalanya antara lain:
- Penurunan berat badan
- Pertumbuhan terhambat
- Ruam kulit seperti eksim
- Menolak makan
- Diare
- Kolik perut
- Mudah marah dan rewel
Dengan kemajuan teknologi, anak dengan alergi susu sapi masih bisa mendapatkan nutrisi baik dari susu dengan cara menggantinya ke jenis susu lain yang tidak menyebabkan alergi. Bila terjadi alergi susu sapi, Bunda bisa mengatasinya dengan merubah susu si Kecil menjadi susu dengan protein terhidrolisa parsial atau bisa juga susu soya. Susu terhidrolisa parsial berarti protein susu sapinya sudah lebih terproses dan lebih tidak alergenik dibandingkan susu sapi biasa. Bila masih alergi dengan susu terhidrolisa parsial, bisa menggantinya ke susu soya.
Adapun keluhan nafas berbunyi grok-grok harus dipastikan kembali apakah disebabkan oleh alergi atau bukan. Sebab, pada bayi dibawah usia 3 bulan, memang normal bila ditemukan nafas bunyi grok-grok karena saluran nafasnya masih kecil sementara ada lendir di saluran tenggorokannya. Selain itu, mengenai BAB mengedan, apakah BAB si Kecil keras? Bila BAB tidak keras namun tampak mengedan, itu tidak masalah, yang menjadi masalah adalah bila BAB si kecil keras. Adapun mata melihat ke atas, tidur miring, mata belekan, bukanlah gejala alergi susu sapi.
Sebaiknya Bunda memeriksakan si kecil untuk memastikan keluhan yang ada saat ini disebabkan oleh alergi atau bukan, karena tidak semua keterangan yang Bunda sebutkan tersebut merupakan gejala alergi. Selain itu, dokter bisa melakukan tes alergi untuk memastikan apakah benar-benar telah terjadi alergi atau tidak.
Terima kasih telah menggunakan fitur Konsultasi Alergi. Semoga jawaban yang saya berikan dapat membantu. Jika ada keluhan atau kendala lainnya, silahkan menggunakan konsultasi lagi ya Bunda.

Pertanyaan Lainnya

Atasi Alergi Si Kecil Dengan Konsultasi Ahli

Konsultasi masalah nutrisi dan psikologi Si Kecil dengan ahli dari dokter kami.

alergi susu sapi
By: Hellen 154 views
pemicu alergi
By: Ela sari 81 views
apakah anak saya alergi?
By: Annisa Rofingatul Jannah 23 views