Home Pop Up
Klik di mana saja untuk menutup banner.
Home > Konsultasi > alergi

alergi

By: Emi
11 views
7 hari yang lalu

Selamat siang, anak saya usia 1 bulan minum susu BMT, frekuensi pup anak saya 1-2 kali sehari dan berwarna kuning campur hijau, bersin bersin, sering gumoh, sering buang angin, dan kembung.. Apakah anak saya intoleransi terhadap laktosa atau alergu susu sapi?

JAWABAN AHLI:

Halo Bunda,

Terima kasih telah bertanya mengenai bayi sering kembung dan gumoh melalui website CekAlergi.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kondisi bayi Anda dapat disebabkan oleh dua kemungkinan yakni intoleransi laktosa dan alergi susu sapi.

Alergi susu sapi terjadi akibat respons tidak normal dari sistem imun saat tubuh kemasukan susu sapi atau produk olahannya. Kondisi ini memberikan gejala, seperti perut kembung, mual, muntah, diare, konstipasi dan gangguan saluran cerna lainnya.

Gejala-gejala yang terjadi pada alergi susu sapi tidak hanya terbatas pada saluran cerna saja. Artinya, seseorang yang mengalami reaksi alergi akibat mengonsumsi susu sapi juga bisa mengalami gejala ruam merah di kulit, gatal, bibir bengkak, sesak napas hingga penurunan tekanan darah yang mengancam nyawa. Hal ini terjadi karena alergi melibatkan sistem imun tubuh secara umum, dengan proses yang teramat rumit.

Satu hal yang menjadi ciri khas alergi susu sapi adalah, gejala bisa saja terpicu meski hanya terpapar sedikit susu sapi. Gejala-gejala tersebut biasanya akan terjadi tak lama setelah susu memasuki saluran cerna.

Sementara, Intoleransi laktosa terjadi akibat tubuh tidak mampu mengolah laktosa atau jenis gula yang ada dalam susu. Hal ini terjadi pada orang-orang yang memang tidak memiliki enzim laktase di dalam tubuhnya.

Apa itu enzim laktase? Ini adalah sebuah unsur di dalam usus halus yang bekerja memecah laktosa menjadi energi, untuk kemudian digunakan tubuh menjalankan fungsinya.

Ketiadaan enzim laktase, laktosa yang ada dalam susu tidak dapat dicerna sehingga masuk dalam bentuk utuh ke usus besar. Bakteri yang secara alami hidup di usus besar kemudian melakukan fermentasi pada laktosa tersebut dan terjadilah berbagai gejala.

Gejala yang identik dengan intoleransi laktosa adalah mual, muntah, kembung, nyeri perut hingga diare. Seluruh gejala tersebut hanya terbatas pada saluran cerna alias tidak melibatkan organ-organ lainnya.

Proses terjadinya gejala pada intoleransi laktosa berlangsung secara bertahap dan umumnya dialami setelah konsumsi susu yang mengandung laktosa dalam jumlah banyak.

Untuk memastikan yang mana yang merupakan penyebab pada kondisi anak Bunda, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Karena itu, saran saya sebaiknya Bunda membawa si Kecil ke dokter anak langsung ya.

Semoga informasi di atas bermanfaat. Salam sehat.

Pertanyaan Lainnya

Atasi Alergi Si Kecil Dengan Konsultasi Ahli

Konsultasi masalah nutrisi dan psikologi Si Kecil dengan ahli dari dokter kami.

alergi
By: Stevani laura 519 views
apa putraku alergi susu sapi?
By: Heniapriliawati 296 views