×
Home Pop Up
Home > Cari Tahu > telur penyebab alergi pada bayi? ini gejalanya!

telur penyebab alergi pada bayi? ini gejalanya!

Telur penyebab Alergi pada Bayi? Ini Gejalanya!

Telur kerap kali dipilih banyak bunda untuk dijadikan makanan pendamping ASI buah hatinya. Selain praktis serta mudah untuk didapatkan, telur memang dikenal memiliki kandungan nutrisi yang lengkap. Setidaknya telur mengandung beberapa jenis protein, yaitu ovomucoid, ovalbumin dan conalbumin.

Meskipun mengandung protein yang baik dan cukup banyak, beberapa anak justru menimbulkan reaksi berbeda terhadap telur. Timbulnya reaksi pada bayi setelah memakan telur dapat terjadi akibat sistem kekebalan tubuh yang belum berkembang dengan baik. Sayangnya, beberapa orangtua kerap tidak menyadari atau bahkan mengabaikan reaksi yang muncul pada Si Kecil. Padahal, reaksi yang muncul pada bayi namun tidak segera diatasi bisa mengakibatkan risiko lainnya, lho.

Sebelum mengatasi, ada baiknya Bunda mengetahui tanda-tanda alergi telur pada bayi terlebih dahulu. Berikut beberapa tanda yang akan muncul jika bayi Anda alergi pada telur:

  1. Reaksi pada kulit

Reaksi paling umum dan kerap muncul pertama kali adalah reaksi pada kulit. Bayi yang  alergi telur cenderung menunjukan gejala gatal-gatal pada kulit, kulit wajah yang memerah, gatal-gatal pada bagian hidung dan mulut, bahkan pembengkakan pada wajah, bibir, maupun lidah.

  1. Batuk dan pilek

Saat Si Kecil tiba-tiba terjangkit flu, hal tersebut bisa jadi merupakan reaksi alerginya terhadap telur. Ya, batuk dan pilek adalah salah satu gejala saat bayi Anda alergi terhadap telur.

  1. Kesulitan bernapas

Gejala lain yang mungkin muncul saat bayi Anda alergi terhadap telur ialah sesak napas. Gejala ini merupakan reaksi yang cukup berat dan berbahaya. Mulai dari detak jantung yang semakin cepat hingga sesak napas dapat dialami Si Kecil jika alergi terhadap telur.

  1. Diare

Masalah pada pencernaan juga dapat menyerang Si Kecil saat alergi terhadap telur. Nyeri dan sakit pada perut sampai terjadinya diare bisa jadi diakibatkan karena bayi mengonsumsi telur.

  1. Tekanan darah rendah

Tak hanya gejala-gejala ringan di atas, saat ketahanan tubuh bayi tidak kuat menanggung protein yang diberikan oleh telur, dampak terburuk yang dapat terjadi ialah penurunan tekanan darah Si Kecil. Jika hal ini sudah terjadi, maka perlu penanganan medis serius.

Nah, mulai sekarang Bunda harus mampu mengenali gejala atau tanda yang muncul pada Si Kecil. Dengan mengenali beberapa gejala tersebut, Bunda tentunya akan lebih bijak dalam mengatur asupan makanan anak.

Telur penyebab Alergi pada Bayi? Ini Gejalanya!