×
Home Pop Up
Home > Cari Tahu > tangkal alergi dengan bersih-bersih rumah

tangkal alergi dengan bersih-bersih rumah

Tangkal Alergi dengan Bersih-Bersih Rumah

Cara terbaik mencegah alergi pada anak adalah dengan menjauhkan pemicu alergi atau alergen dari mereka. Tidak hanya di luar ruangan, alergen juga umumnya banyak terdapat di dalam rumah seperti tungau debu, jamur, serbuk sari tanaman, dan bulu hewan peliharaan.

Karena itu, bagi orang tua yang memiliki anak alergi, penting melakukan pencegahan dari dalam rumah terlebih dahulu. Caranya? Salah satunya dengan rutin melakukan bersih-bersih. 

Berikut beberapa kiat bersih-bersih rumah dari alergen:

Kenali alergi anak

Anak Anda alergi pada apa? Apakah tungau debu, bulu hewan peliharaan, atau jamur? Dengan mengenali alergi yang dimiliki Si Kecil, Anda bisa fokus  pada apa saja yang dapat memicu alergi Si Kecil.  Jangan sampai luput dibersihkan di dalam rumah. Meski begitu, bukan berarti membersihkan yang lain menjadi kurang penting. Membuat seluruh rumah bersih dapat menciptakan kondisi lingkungan lebih sehat untuk segenap anggota keluarga.

Rutin bersih-bersih rumah

Rutinlah melakukan bersih-bersih rumah. Setidaknya tiga hari sekali. Jangan hanya disapu atau divakum, tapi lantai biasakan pula sering dipel. Saat bersih-bersih, jangan lupakan setiap sudut-sudut rumah. Area ini kadang terlupakan, padahal rawan debu. Jangan ragu mengulangi proses bersihan-bersih jika ruangan masih terlihat kotor.

Tak lupa, Bersihkan permukaan meja, jendela, dan perabotan rumah lain menggunakan lap basah Saat  bersih-bersih, biasakanlah menggunakan masker untuk menutupi mulut dan hidung.  Jika perlu gunakan sarung tangan khusus. Ini bisa mencegah debu atau alergen lain terhirup atau menempel di tangan.

Ganti seprai kasur dan bantal

Kamar tidur, terutama kasur, merupakan salah satu area yang paling rentan dihuni alergen, salah satunya tungau debu. Alergen ini termasuk yang paling banyak ditemui di dalam rumah.

Maka, Sapu dan pel ruangan tidur secara berkala. Gantilah sarung bantal, guling, sprei dan tirai jendela kamar minimal lima hari sekali. Jangan menunggu untuk menggantinya bila mereka terlihat kotor. Untuk mencegah tungau, dianjurkan menggunakan kain hipoalergenik pada seprai kasur dan sarung bantal. Biasakan juga menggunakan kasur yang mudah dicuci.

Hindari bahan berbulu dan barang menumpuk

Hindarilah bahan-bahan berbulu dan benang halus di kamar maupun di dalam rumah. Di antaranya karpet, sofa, selimut, atau boneka di kamar maupun di dalam rumah. Bahan-bahan itu, itu selain bisa memicu alergi, juga bisa menjadi sarang tungau debu.

Jangan juga membiasakan menumpuk barang di dalam rumah. Karena tumpukan barang biasanya mudah menjadi sarang debu. Biasakan menaruh barang di wadah tertutup khusus, untuk menghindari debu.

Perhatikan sirkulasi udara rumah

Pastikan sirkulasi udara dan penerangan di dalam rumah terjaga baik. Selain menciptakan suasana nyaman, juga membantu mencegah ruangan menjadi lembap dan meminimalkan jamur. 

Jaga pula kebersihan penyejuk udara atau AC di dalam ruangan. Servis secara berkala dan rutin bersihkan bagian filternya. Jika jarang dibersihkan, AC berpotensi menjadi sumber penyebaran debu dalam ruangan.

Area yang perlu rutin dijaga kebersihannya

Beberapa area di dalam rumah yang perlu dijaga secara rutin kebersihannya adalah dapur, kamar mandi, lemari pakaian, gudang, dan ruang cuci baju. Ruang-ruang ini jika tidak dibersihkan bisa mengundang alergen seperti debu, jamur, dan kecoa.