×
Home Pop Up
Home > Cari Tahu > sering bersin? bisa jadi anak alergi!

sering bersin? bisa jadi anak alergi!

Sering Bersin? Bisa Jadi Anak Alergi!

Gejala umum dari alergi biasanya gatal-gatal. Namun bila anak terus bersin-bersin dan sulit sembuh meski telah diobati, bisa jadi ia mengalami apa yang disebut rinitis alergi atau hay fever.

Banyak faktor yang memicu alergi jenis ini. Bisa karena terpapar alergen atau juga suhu dingin. Alergen ialah benda-benda tertentu yang dianggap memicu reaksi alergi anak. Dalam kasus rinitis alergi, pemicunya bisa berupa serbuk sari, tungau debu, serta bulu hewan.

Sementara bila bersin-bersin akibat suhu dingin atau perubahan cuaca dan temperatur, kemungkinan anak menderita gejala rhinitis nonallergic. Gangguan ini juga kerap dikenal sebagai rhinitis vasomotor, yakni gangguan yang terjadi karena kondisi pembuluh darah di hidung sangat sensitif.

Baik rinitis alergi maupun rinitis vasomotor , memiliki gejala hampir mirip dengan flu meski bukan flu. Pasalnya, flu disebabkan oleh virus dan dapat diobati. Sedangkan, bersin-bersin karena alergi tidak dapat seratus persen disembuhkan.

Kebanyakan mereka yang menderita alergi jenis ini mengira bahwa mereka terserang flu biasa, padahal bukan. Rinitis alergi dapat menyerang siapa saja, dari anak hingga dewasa.

Beberapa gejala alergi yang biasa terjadi yakni hidung gatal, bersin-bersin, hidung berair dan tersumbat, pilek, mata berair dan gatal, batuk, nyeri di daerah wajah terutama bagian hidung, serta menurunnya fungsi penciuman.

Meski tidak berbahaya, namun rinitis alergi cukup mengganggu aktivitas sehari-hari si penderita. Sebab, alergi ini bisa menyebabkan anak sulit tidur, memperparah asma jika memiliki riwayat asma, memicu sinusitis, dan infeksi telinga.

Cara Mengatasinya?

Cara terbaik untuk mencegah alergi pada anak ini adalah tentu saja dengan menjauhkan anak dari bahan atau benda pemicu alergi. Jika anak alergi terhadap tungau debu, maka pencegahan bisa dilakukan dengan rutin membersihkan rumah secara teratur. Jika alergi terhadap bulu hewan, pastikan Bunda tidak memelihara kucing, anjing, dan hewan berbulu lain di rumah.

Bila Bunda masih ragu dengan apa yang memicu rinitis alergi pada anak, maka sangat dianjurkan untuk pergi ke dokter. Nantinya dokter akan melakukan sejumlah tes, seperti tes darah atau tes tusuk kulit untuk mengetahui apa pemicu alergi anak. Dari hasil tersebut Bunda juga bisa berkonsultasi mengenai pencegahan hingga obat terbaik apa yang bisa digunakan untuk merdakan gejala alergi.

Pada umumnya obat yang biasa digunakan untuk meredakan rinitis alergi adalah:

  1. Obat semprot hidung. Obat ini mengandung konrikosteroid yang mencegah dan mengobati peradangan hidung, hidung gatal, dan pilek yang disebabkan oleh alergi.
  2. Antihistamin. Biasanya berbentuk pil, berfungsi meredakan hidung gatal, bersin-bersin, dan pilek.
  3. Dekongestan. Obat ini ada yang berbentuk semprot hidung, sirup, maupun tablet, berfungsi untuk melegakan hidung tersumbat.

Patut diingat kembali, ada baiknya Bunda berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum menggunakan obat-obatan tersebut. Pastikan obat-obatan yang digunakan adalah yang paling aman untuk Si Kecil.