Home Pop Up
Klik di mana saja untuk menutup banner.
Home > Cari Tahu > penerapan diet bebas gluten untuk si kecil

penerapan diet bebas gluten untuk si kecil

Penerapan Diet Bebas Gluten Untuk Si Kecil

Dalam beberapa tahun belakangan ini, angka kejadian alergi dan sensitivitas terhadap makanan mengalami peningkatan, di antaranya alergi susu sapi, intoleransi laktosa, dan intoleransi terhadap gluten yang disebut juga penyakit celiac. Sekitar 75 persen populasi dunia memiliki kondisi intoleransi laktosa, di mana tubuh tidak mampu mencerna laktosa (senyawa yang banyak terkandung dalam susu).

Gluten merupakan sejenis protein yang terkandung dalam gandum. Meski makanan pokok bangsa Indonesia adalah beras, namun makanan yang terbuat dari gandum juga banyak dikonsumsi masyarakat kita. Contoh makanan yang terbuat dari gandum antara lain roti, pasta, dan sereal.

Penyakit celiac disebabkan oleh reaksi tidak normal sistem kekebalan tubuh penderita terhadap gluten. Gluten dianggap sebagai ancaman sehingga sistem kekebalan tubuh memproduksi antibodi terhadapnya. Zat antibodi tersebut akan membuat rambut halus (vili) di permukaan usus menjadi rusak sehingga menghambat proses penyerapan nutrisi. Apabila hal tersebut berlangsung lama, Si Kecil berpotensi mengalami gangguan tumbuh kembang.

Gejala penyakit celiac pada Si Kecil mirip dengan alergi susu sapi maupun intoleransi laktosa, yaitu nyeri perut, kembung, sembelit atau malah diare. Apabila Bunda curiga Si Kecil memiliki kondisi ini, segeralah berkonsultasi kepada dokter anak. Untuk mendiagnosis penyakit celiac, Si Kecil harus melakukan pemeriksaan darah. Hal ini perlu dilakukan untuk melihat kadar beberapa zat dalam darah yang bisa mengindikasikan reaksi kekebalan tubuh terhadap gluten.

Saat usus mengalami peradangan sebagai reaksi terhadap gluten, mengonsumsi susu akan membuat gejala penyakit bertambah parah. Ini disebabkan karena usus yang sedang radang tidak dapat memproduksi enzim laktase yang cukup untuk menyerap susu.

Untuk menangani penyakit celiac, umumnya dokter akan menyarankan penderita memantang makanan yang mengandung gluten. Ini dilakukan untuk mencegah rusaknya dinding usus serta menurunkan risiko mengalami diare juga nyeri perut. Diet bebas gluten juga dapat menghilangkan ruam gatal dermatitis herpetiformis dari kulit penderita. Selain pada makanan, gluten bisa juga terkandung di dalam obat-obatan dan vitamin. Jadi, pastikan Bunda memberikan informasi mengenai status penyakit celiac Si Kecil tiap kali konsul ke dokter agar dokter tidak meresepkan obat yang mengandung gluten.

Si Kecil yang alergi susu sapi belum tentu memiliki alergi gluten. Apabila ia tidak alergi gluten, maka Si Kecil bisa mengonsumsi makanan seperti roti, pasta, dan sereal tanpa harus was-was. Beberapa makanan alami bebas gluten yang dapat dikonsumsi Si Kecil antara lain buah, ikan, kentang, produk olahan susu. Sekarang ini, di swalayan Bunda bisa dengan mudah menemukan beragam produk tepung atau pasta bebas gluten sehingga menu Si Kecil bisa lebih variatif lagi. 

Diagnosis yang dilakukan dengan cepat akan membantu proses penanganan agar Si Kecil tidak mengalami hambatan dalam tumbuh kembangnya. Oleh karenanya, perhatikan gejala yang muncul dan segera konsultasi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.