Home Pop Up
Klik di mana saja untuk menutup banner.
Home > Cari Tahu > olah raga kok bisa sebabkan alergi?

olah raga kok bisa sebabkan alergi?

Olah Raga Kok Bisa Sebabkan Alergi?

Rutin berolahraga sejak dini adalah hal positif yang harus ditanamkan orangtua  kepada buah hatinya. Namun di balik manfaat yang menyehatkan itu, olah raga nampaknya juga menjadi momok bagi para orangtua. Pasalnya, beberapa anak mengalami alergi ketika melakukan aktivitas membakar kalori tersebut. Mengapa?

Alergi saat olah raga timbul akibat adanya peningkatan histamine selama melakukan gerakan tubuh. Histamine ialah bahan kimia yang dilepaskan dalam tubuh sebagai bagian dari suatu reaksi alergi. Namun tak hanya histamine, alergi saat olah raga juga bisa muncul ketika kapiler darah melebar dan terjadi kebocoran cairan ke dalam dermis kulit, sehingga menimbulkan infeksi.

Selain itu, jenis makanan yang anak konsumsi sebelum berolah raga juga berpengaruh dalam memicu alergi. Beberapa jenis makanan itu misalnya, tomat, keju, atau makanan laut. Sebaiknya, berilah anak waktu sekitar 4 hingga 6 jam setelah makan, sebelum menganjurkannya melakukan aktivitas fisik untuk menghindari alergi.

Alergi olah raga yang kerap disebut exercise urticaria, memiliki gejala umum yang bisa kita lihat secara jelas, yakni ruam kulit atau timbul rasa gatal ketika berolah raga. Gejala ini bisa berkembang selama atau setelah olahraga dan meninggalkan tanda mirip gundukan datar atau bekas pada kulit, bintik kemerahan, serta lecet.

Gejala lainnya, alergi olah raga juga bisa menimbulkan keram perut, sakit kepala, bahkan pembengkakan di lidah, wajah, dan tangan. Yang terparah, alergi olahraga dapat memicu anafilaksis yang menyebabkan penyempitan tenggorokan dan gejala seperti tersedak, mual, dan gangguan saluran cerna. Meski begitu, kasus anafilaksis jarang dialami.

Bagaimana Mengatasinya?

Jika anak Anda diketahui mengidap alergi anak jenis ini, sebaiknya atur jadwal olah raganya dengan memerhatikan makanan yang ia konsumsi sebelum berolah raga. Hindari pula olah raga berat yang dapat memicu anafilaksis, seperti menari, jogging, berjalan, ski, dan bermain voli.

Selain itu, jika anak mulai menunjukkan tanda-tanda alergi, orangtua harus segera mengistirahatkannya sekitar 5 sampai 10 menit untuk menghindari gejala memburuk.