Home Pop Up
Klik di mana saja untuk menutup banner.
Home > Cari Tahu > menyusui turunkan risiko alergi si kecil

menyusui turunkan risiko alergi si kecil

Menyusui Turunkan Risiko Alergi Si Kecil

Nutrisi terbaik yang bisa Bunda berikan pada Si Kecil adalah ASI. Air susu yang diproduksi alami oleh tubuh ini mengandung semua kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang Si Kecil, seperti vitamin, protein, dan lemak. ASI juga lebih mudah dicerna ketimbang susu pertumbuhan. Inilah alasannya mengapa Bunda dianjurkan untuk menyusui eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan Si Kecil. 

Selain ASI adalah sumber nutrisi terbaik, ASI juga memiliki segudang manfaat lainnya antara lain, menurunkan risiko sembelit, meningkatkan ketahanan tubuhnya sehingga Si Kecil terlindungi dari infeksi kuman, menjaga kesehatan pencernaan, menunjang perkembangan kognitif, dan lainnya. Tak hanya untuk Si Kecil, memberikan ASI juga bermanfaat untuk Bunda, yaitu menurunkan level stres dan risiko baby blues syndrome. Semakin lama Bunda menyusui Si Kecil, semakin besar pula perlindungan yang Bunda dapat dari kanker payudara dan kanker ovarium.

Si Kecil yang disusui ASI memiliki risiko lebih rendah terkena alergi jika dibandingkan dengan yang tidak diberikan ASI. Kemampuan ASI menurunkan risiko dermatitis atopik (eksim) pada anak telah diteliti sejak 75 tahun yang lalu. Anak-anak yang lahir dalam keluarga dengan riwayat alergi, seperti dermatitis atopik dan asma, berisiko lebih besar untuk memiliki alergi pada kemudian hari, yaitu antara 50-80 persen (jika dibandingkan dengan anak yang tidak memiliki riwayat alergi dalam keluarga). Risiko ini akan meningkat jika Ayah dan Bunda memiliki alergi.

Kok, bisa, ya, ASI melindungi Si Kecil dari alergi? ASI mengandung faktor imunitas IgA yang membentuk lapisan pelindung pada dinding saluran pencernaan Si Kecil. Lapisan tersebut akan melindungi usus dari peradangan, infeksi, dan alergi. Si Kecil yang tidak mendapatkan ASI otomatis tidak memiliki lapisan pelindung tersebut, sehingga berisiko lebih tinggi untuk terkena alergi, infeksi, dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Berdasarkan alasan di atas, WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan Si Kecil. Hal tersebut akan menurunkan risiko asma, eksim, dan alergi makanan pada Si Kecil.

Saat menyusui Si Kecil, Bunda tidak perlu menghindari makanan atau minuman tertentu apabila Si Kecil tidak terbukti alergi. Namun, apabila Si Kecil sudah terbukti alergi terhadap suatu makanan, itu artinya Bunda harus memantang alergennya tersebut selama masa menyusui.

Begitu banyak manfaat yang dapat dipetik dari menyusui Si Kecil dengan ASI. Jangan ragu untuk melakukannya. Apabila Bunda memiliki pertanyaan seputar ASI dan menyusui, berkonsultasilah dengan klinik laktasi.