Home Pop Up
Klik di mana saja untuk menutup banner.
Home > Cari Tahu > mengenal beragam penyebab muntah pada anak dan penanganannya

mengenal beragam penyebab muntah pada anak dan penanganannya

Mengenal Beragam Penyebab Muntah pada Anak dan Penanganannya

Anak-anak di usia berapa pun memiliki potensi mengalami muntah-muntah dengan penyebab yang cukup beragam. Setiap orang tua, khususnya Bunda pasti pernah mendapati Si Kecil mengalami muntah-muntah dan panik karenanya? Karena itu, Bunda wajib tahu penyebab muntah pada anak agar tidak panik dan bisa mengatasinya dengan baik saat Si Kecil mengalami hal tersebut.

 

Mengenal Kondisi Muntah pada Si Kecil

Secara umum, Si Kecil memang akan mengalami kondisi muntah-muntah. Dalam kondisi normal, biasanya berlangsung selama dua hari atau kurang. Hanya saja, ada kalanya kondisi muntah yang dialami Si Kecil berlangsung lebih lama sehingga membuat panik. Apabila muntah yang dialami sudah melampaui dua hari dan frekuensinya juga sering, maka perlu segera diperiksakan ke dokter.

 

Penyebab Secara Umum

Muntah-muntah yang dialami anak-anak bisa disebabkan oleh banyak hal, berikut beberapa penyebab muntah-muntah pada Si Kecil secara umum:

 

  • Gastroenteritis: Gastroenteritis merupakan infeksi mikroorganisme pada saluran pencernaan yang juga dikenal dengan istilah flu perut. Gejala flu perut dimulai dari demam, diare, dan rasa nyeri pada bagian perut.
  • Keracunan makanan: Kondisi ini biasanya disebabkan makanan yang dikonsumsi Si Kecil tanpa disadari mengandung zat-zat kimia atau beracun.
  • Alergi: Alergi mudah sekali dijumpai pada Si Kecil dan salah satu gejalanya adalah muntah-muntah. Bisa alergi terhadap udara dingin, debu, bulu hewan, telur, susu sapi, dan lain-lain.
  • Apenditis atau radang perut: Pada kondisi ini, Si Kecil akan merasakan nyeri pada bagian perut yang diikuti dengan muntah-muntah yang berlangsung cukup lama.

 

Bagaimana Mengatasinya?

Mengenal beragam penyebab muntah pada anak di atas bisa membantu untuk mengetahui bagaimana cara mengatasinya. Tidak semua muntah yang dialami Si Kecil memiliki dampak yang serius, jadi ada baiknya sebelum diperiksakan ke dokter bunda bisa menanganinya dengan baik. Berikut cara penanganan pertama yang bisa bunda lakukan bila Si Kecil mengalami masalah muntah-muntah:

 

  1. Menjaga Si Kecil Tetap Terhidrasi

Saat mengalami muntah, Si Kecil tidak hanya mengeluarkan makanan yang sudah masuk ke tubuh, namun juga cairan. Untuk meminimalisir risiko lebih buruk, sebaiknya menjaga Si Kecil tetap terhidrasi dengan memberi asupan cairan yang cukup.

 

  1. Berikan Makanan Lunak

Mengingat salah satu penyebab muntah pada anak adalah masalah pencernaan, maka hindari dulu pemberian makanan padat. Utamakan makanan lunak dengan rasa netral atau sedikit asin dan manis. Bunda bisa memberikan bubur, roti, dan nasi lembek sejak enam jam Si Kecil muntah. Apabila muntahnya sudah berkurang, Bunda bisa memberi asupan padat kembali.

 

  1. Hindarkan Bau yang Menyengat

Serangan mual pada Si Kecil bisa lebih parah ketika tercium aroma yang menyengat, seperti aroma masakan yang kuat, bau asap rokok, dan lain sebagainya. Jadi, hindari dulu Si Kecil dari aroma atau bau-bau yang terlalu kuat, pastikan ruangan tempat Si Kecil istirahat bersih dan sirkulasi udaranya bagus.

 

  1. Berikan Obat-obatan yang Tepat

Pemberian obat anti muntah pada Si Kecil bisa dipertimbangkan, hanya saja jadikan sebagai pilihan paling akhir. Walaupun ada beberapa jenis obat untuk Si Kecil yang efektif mengatasi masalah muntah, disarankan untuk tetap memberikan obat dengan resep dokter atau sudah dikonsultasikan dengan dokter spesialis anak.

 

Kondisi yang Harus Diwaspadai

Terdapat beberapa kondisi muntah pada Si Kecil yang sebaiknya segera dibawa ke dokter, berikut penjelasannya:

 

  • Perhatikan muntahan Si Kecil. Apabila melihat ada campuran darah, tidak perlu ragu untuk membawanya ke rumah sakit terdekat.
  • Si Kecil yang mengalami muntah kadang disertai rasa nyeri. Apabila nyeri yang dirasakan cukup hebat hingga Si Kecil pucat atau bahkan pingsan, segera cari pertolongan petugas medis.
  • Segera periksakan Si Kecil ke dokter ketika muntah yang dialami terjadi secara terus-menerus, sebab bisa membuat Si Kecil dehidrasi dan kekurangan nutrisi.

 

Muntah pada Si Kecil sebaiknya disikapi dengan bijaksana. Panik boleh, namun jangan berlebihan. Kenali penyebab muntah pada anak sekaligus tata cara penanganannya selama masih di rumah. Jangan lupa lakukan pencegahan, dimulai dengan menjaga kebersihan Si Kecil, mulai dari kebersihan lingkungan, serta menjaga asupan makanan dan minumannya.

 

Asupan nutrisi terbaik penting untuk mendukung perkembangan Si Kecil sekaligus meningkatkan daya tahan tubuhnya. Berikan asupan produk susu Morinaga sesuai usia Si Kecil untuk mengoptimalkan daya tahan tubuhnya. Nutrisi kompleks di dalam produk susu Morinaga akan menyempurnakan pertumbuhan dan perkembangan, serta mendukung pertahanan tubuh ganda Si Kecil.