×
Home > Cari Tahu > memahami dermatitis atopik

memahami dermatitis atopik

Memahami Dermatitis Atopik

Anda bingung melihat kulit anak Anda kering dan penuh ruam pada wajah, siku, belakang lutut, serta tangan dan kaki. Apalagi, kulitnya berubah kemerahan, bersisik bahkan mengeluarkan cairan bening bila digaruk. Jangan takut dulu. Mungkin anak Anda mengalami dermatitis atopik atau ruam susu.

Dermatitis atopik (DA) merupakan kelainan kulit yang sering terjadi pada bayi dan anak, yang biasa ditandai oleh rasa gatal, penyakit sering kambuh, dan distribusi lesi yang khas. Penyebab yang jelas dari DA belum diketahui, tetapi diduga berkaitan dengan faktor genetik dan lingkungan seperti:

  • Makanan
    Hampir 40% bayi dan anak dengan dermatitis atopik sedang maupun berat mempunyai riwayat alergi terhadap makanan.

  • Alergen Hirup
    Dermatitis atopik juga bisa disebabkan oleh alergi anak pada benda-benda yang dihirup oleh Si Kecil.Contohnya adalah tungau debu rumah,  bulu binatang peliharaan, dan hamur atau ragweed di negara-negara dengan empat musim.
  • Infeksi Kulit
    Penderita dengan dermatitis atopik mempunyai kecenderungan infeksi kulit oleh Staphylococcus aureus, virus dan jamur.

Mengenai Dermatitis Atopik

Walau dermatitis atopik telah banyak dipelajari dan dikatakan berhubungan dengan sistem imun, belum ada pengobatan yang pasti dan berkesinambungan. Hasil pengobatan DA pada beberapa pasien pun masih belum memuaskan. Penatalaksanaan DA terutama ditujukan untuk mengurangi kekambuhan sehingga dapat mengatasi penyakit dalam jangka waktu lama dan mengubah perjalanan penyakit, serta ditekankan pada kontrol jangka waktu lama.

Perlu diketahui juga, dermatitis atopik tidak menular dan tidak memengaruhi kesehatan tubuh pada umumnya. Meski demikian, beberapa keadaan dapat memperburuk dermatitis atopik yakni:

  • Stres emosional
  • Perubahan suhu atau kelembapan udara
  • Infeksi kulit oleh bakteri
  • Kontak dengan bahan pakaian yang bersifat iritan (terutama wol)