Home Pop Up
Klik di mana saja untuk menutup banner.
Home > Cari Tahu > makan bersama keluarga: mendidik dan perlu!

makan bersama keluarga: mendidik dan perlu!

Makan Bersama Keluarga: Mendidik Dan Perlu!

Mengonsumsi makanan dengan gizi sehat seimbang harus dilakukan guna memenuhi kebutuhan nutrisi harian keluarga, terutama untuk Si Kecil. Dan ternyata, manfaat aktivitas makan tak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi saja, tetapi juga dibutuhkan agar hubungan antara anggota keluarga harmonis dan menjadi salah satu cara mendidik Si Kecil dengan baik.

 

Berdasarkan penelitian terhadap 8.000 anak di delapan negara Eropa yang dilakukan oleh para ahli University of Agder di Norwegia pada 2013 lalu, anak-anak yang rutin makan bersama dengan keluarga sebanyak lima kali dalam seminggu terbukti memiliki risiko obesitas yang lebih rendah sebesar 40 persen. Angka ini terpaut jauh dari mereka yang hanya melakukan kegiatan ini selama tiga kali dalam seminggu. Mengapa hal itu bisa terjadi? Makan bersama, terutama di pagi hari, dapat mengurangi kecenderungan anak untuk mengemil makanan yang kurang sehat. Melalui aktivitas makan bersama ini, Ayah dan Bunda dapat memberikan contoh pola makan yang sehat kepada Si Kecil, sehingga terhindar dari obesitas.

 

Penelitian lain yang dilakukan di University of Illinois, Amerika Serikat mengemukakan bahwa anak-anak yang mengikuti aktivitas makan bersama keluarga cenderung memiliki nilai lebih baik di sekolah. Si Kecil yang masih berusia prasekolah juga mendapatkan manfaat dari aktivitas ini karena jadi memiliki kemampuan berbahasa, berkomunikasi, dan tata krama yang lebih baik.

 

Kembali ke Norwegia, sebuah riset yang dilakukan pada tahun 2013 menghasilkan kesimpulan bahwa kegiatan makan bersama keluarga dapat menurunkan angka kenakalan remaja, seperti merokok, mengonsumsi minuman keras, dan penyalahgunaan obat-obat terlarang. Melalui aktivitas makan bersama, orangtua dapat mempererat hubungan dan komunikasi dengan anak. Anak-anak juga dapat mencurahkan isi hati dan terlibat dalam percakapan yang hangat dengan orangtua, sehingga mengurangi kemungkinan mereka terlibat dalam hal-hal yang menjerumuskan.

 

Berdasarkan hasil penelitian di atas, jangan sepelekan aktivitas makan bersama karena memiliki segudang manfaat. Simak manfaat-manfaat lain yang dapat dipetik dari aktivitas tersebut:

  • Keluarga akan semakin kompak. Dengan bertambah banyaknya kesibukan belum lagi setiap hari harus berjibaku dengan macet tentunya berpengaruh pada kuantitas waktu keluarga. Ayah dan Bunda harus bisa meluangkan waktu makan bersama keluarga setidaknya 3 kali seminggu.

 

  • Mendukung perkembangan emosi Si Kecil. Dengan rutin makan bersama keluarga Si Kecil mendapatkan rasa aman dan merasa menjadi bagian dari keluarga. Kedua perasaan itu adalah dasar penting komunikasi dengan keluarga dan akan membantu perkembangan emosinya.

 

  • Mengembangkan keterampilan sosial. Aktivitas makan bersama membantu Si Kecil mengembangkan keterampilan sosial yang baik. Ia akan belajar menjadi pendengar yang baik, sabar menunggu giliran berbicara, dan ia juga jadi ingin tahu mengenai orang lain tidak hanya fokus pada dirinya sendiri.

 

Aktivitas sederhana yang memiliki dampak dahsyat dan berpengaruh jangka panjang. Yuk, biasakan makan bersama dengan keluarga!