×
Home Pop Up
Home > Cari Tahu > lakukan ini jika si kecil alergi obat

lakukan ini jika si kecil alergi obat

Lakukan Ini Jika Si Kecil Alergi Obat

KlikDokter.com - Alergi obat terjadi akibat reaksi sistem kekebalan tubuh yang abnormal. Sistem kekebalan tubuh – yang seharusnya berfungsi untuk menjaga tubuh dari kuman – salah mengenali komponen obat sebagai zat yang berbahaya bagi tubuh, sehingga menimbulkan reaksi peradangan.

Alergi pada anak ini harus dibedakan dengan efek samping atau overdosis obat. Alergi obat adalah reaksi yang tidak diduga dan tidak dapat diketahui sebelumnya, sementara efek samping obat telah dapat diperkirakan dan tertera pada etiket obat. Sedangkan, overdosis obat adalah reaksi yang terjadi jika obat diminum melebihi dosis yang ditentukan.

Reaksi alergi obat dapat bermacam-macam, seperti ruam kulit, biduran, bengkak pada bibir dan mata, sesak napas, mengi, hingga gejala yang parah dan mengancam jiwa seperti bengkak pada pita suara dan anafilaksis.

Gejala alergi umumnya dapat timbul dalam hitungan menit hingga satu jam setelah konsumsi obat. Semua jenis obat bisa saja menimbulkan reaksi alergi ini, namun ada jenis-jenis tertentu yang lebih sering menyebabkan alergi, seperti golongan antibiotik, antinyeri, dan antiradang. Contoh obat yang sering menyebabkan alergi di antaranya golongan penisilin, sulfa, aspirin, antalgin, dan lain-lain.

Sebenarnya hanya sebagian kecil anak saja yang mengalami alergi obat, yaitu mereka yang memiliki riwayat alergi sebelumnya atau terdapat riwayat alergi pada orangtua dan saudara.

Jika Anda mencurigai Si Kecil mengalami reaksi alergi obat, hentikan pemakaian obat dan segeralah bawa ke dokter. Dokter akan memberikan pengobatan untuk meredakan reaksi tersebut. Jika reaksinya ringan-sedang, obat minum biasanya cukup. Namun jika gejala berat dan menyeluruh, perlu diberikan terapi injeksi.

Catatlah nama obat tersebut dan selalu informasikan kepada dokter bahwa Si Kecil alergi obat tersebut, agar dokter tidak meresepkan obat yang sama.


Ditulis oleh:
dr. Karin Wiradarma
Anggota Redaksi Medis
Kedokteran Umum
KlikDokter.com