Home Pop Up
Klik di mana saja untuk menutup banner.
Home > Cari Tahu > kenali solusi penyembuhan alergi bayi

kenali solusi penyembuhan alergi bayi

Kenali Solusi Penyembuhan Alergi Bayi

Alergi tak hanya mengintai orang dewasa, bayi yang baru lahir pun bisa mengalaminya. Risiko ini umumnya terjadi karena faktor genetik. Namun, daya tahan tubuh bayi yang rendah juga turut memperbesar risiko terjadinya alergi pada bayi.

Maka itu, cara terbaik untuk mengatasi alergi adalah dengan mengetahui penyebabnya. Hal ini penting karena setiap bayi menunjukkan gejala alergi yang berbeda satu sama lainnya. Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, berikut beberapa metode penyembuhan alergi yang dapat Bunda coba sendiri di rumah!

 

  1. Cara mengatasi alergi susu pada bayi

Pada kondisi tertentu, Bunda terpaksa memberikan susu formula karena tak bisa memberikan ASI eksklusif untuk sang buah hati. Namun tahukah Anda bahwa susu formula bisa memicu risiko alergi? Alergi susu pada bayi terjadi karena adanya reaksi pada sistem kekebalan tubuh bayi terhadap kandungan protein dalam susu. Biasanya, bayi akan mengalami reaksi seperti ruam, mata berair dan hidung tersumbat. Jika kondisi tidak memungkinkan untuk memberikan ASI, salah satu cara yang dapat dilakukan ialah memberikan Si Kecil susu formula yang mengandung protein hidrolisa parsial ataupun susu soya.

 

  1. Cara mengatasi alergi kulit pada bayi

Untuk jenis alergi ini, Bunda sebaiknya mengawasi Si Kecil agar tidak menggaruk kulit yang terasa gatal. Selain akan membuat alerginya semakin parah, menggaruk juga akan menimbulkan bekas luka pada kulit. Untuk mengatasinya, Bunda bisa memilih bahan pakaian yang lembut untuk dipakai Si Kecil. Selain itu, mengoleskan minyak kelapa dan lidah buaya juga bisa dijadikan pilihan. Hindarilah pemberian obat oral, bedak, salep dan obat kimia lainnya ya, Bun. Hal ini justru akan menimbulkan iritasi pada kulit bayi.

 

  1. Cara mengatasi alergi makanan pada bayi

Memperkenalkan makanan pendamping ASI (MPASI) ternyata juga dapat menimbulkan reaksi alergi. Berbagai penelitian bahkan telah membuktikan bahwa makanan tertentu seperti telur, susu, kacang, ikan dan seafood dapat memicu alergi pada bayi. Jadi, menghindari makanan pencetus alergi amat penting untuk dilakukan, Bun. Soalnya, semakin sering Si Kecil bersentuhan/memakan dengan alergen atau zat penyebab alergi, semakin tinggi pula risiko terjadi alergi.

 

Oleh karena itu, penting sekali untuk memahami jenis alergi yang diderita Si Kecil. Jangan lupa untuk terus memantau perkembangan alerginya dengan melakukan konsultasi rutin ke dokter anak, ya. Cek kesehatan ini juga penting agar Si Kecil tetap dapat tumbuh secara optimal layaknya anak tanpa alergi.