×
Home Pop Up
Home > Cari Tahu > kenali perbedaan alergi susu sapi dan intoleransi laktosa

kenali perbedaan alergi susu sapi dan intoleransi laktosa

Kenali Perbedaan Alergi Susu Sapi dan Intoleransi Laktosa

Bunda, alergi susu sapi dan intoleransi laktosa adalah dua istilah yang memiliki pengertian berbeda, meskipun ada gejala yang mirip. Alergi susu sapi adalah ketika sistem kekebalan tubuh mengeluarkan reaksi alergi atau menolak protein dalam susu sapi. Sedangkan, intoleransi laktosa adalah ketidakmampuan tubuh untuk mencerna laktosa (gula dalam susu) karena kekurangan enzim laktase.

Susu mengandung dua jenis protein, yaitu whey dan kasein – keduanya dapat menimbulkan reaksi alergi pada anak. Alergi susu sapi merupakan jenis alergi yang paling banyak ditemukan pada Si Kecil. Umumnya alergi susu sapi telah dapat diketahui sejak dini, biasanya sebelum Si Kecil berusia satu tahun.

Biasanya gejala alergi susu sapi dapat terlihat tidak lama setelah pengenalan susu sapi untuk pertama kali, yaitu pada sistem pencernaan, pernapasan, dan kulit. Umumnya gejala tersebut timbul dalam satu jam setelah mengonsumsi susu dan produk turunannya, di antaranya diare, muntah, kembung, ruam merah yang terasa gatal pada kulit, batuk, pilek, dan lain-lain.

Sebagian besar anak akan terlepas dari alergi tersebut setelah berusia di atas tiga tahun. Hanya sebagian kecil saja yang akan membawanya hingga dewasa.

Intoleransi laktosa, walau gejalanya mirip dengan alergi susu sapi, yaitu nyeri perut, kembung, dan diare, tapi tidak melibatkan sistem kekebalan tubuh. Umumnya kondisi ini dialami remaja dan dewasa. Hanya sebagian kecil anak mengalami keadaan ini.

Itu alasan utama ASI adalah makanan terbaik untuk Si Kecil. Jangan biarkan alergi susu sapi Si Kecil menghalangi Bunda memberikannya ASI. Bunda bisa memantang beberapa makanan pencetus alergi susu sapi seperti keju, yogurt, mentega, dan lainnya.

Jika Bunda terpaksa tidak dapat memberikan ASI, Si Kecil dapat diberikan susu formula hipoalergenik atau susu formula soya sesuai rekomendasi dokter. Apabila Si Kecil sudah mulai makan makanan padat, ia juga harus menghindari segala makanan yang mengandung susu sapi dan produk turunannya.

Sementara itu, anak yang intoleransi laktosa masih dapat mengonsumsi susu sapi yang berlabel bebas laktosa. Sebagai alternatifnya, Si Kecil bisa mengonsumsi susu formula soya dengan berkonsultasi terlebih dulu pada dokter.