×
Home Pop Up
Home > Cari Tahu > jangan sampai terlambat menangani alergi susu sapi

jangan sampai terlambat menangani alergi susu sapi

JANGAN SAMPAI TERLAMBAT MENANGANI ALERGI SUSU SAPI

Apakah Si Kecil memerlihatkan gejala alergi susu sapi seperti batuk kronik berulang atau perut kembung? Jika ya, kemungkinan besar ia memang alergi susu sapi. Apabila diagnosis sudah ditegakkan oleh dokter maka tindakan penanganan harus segera dilakukan. Dokter mungkin akan menyarankan Si Kecil memantang makanan yang mengandung susu sapi, atau justru Bunda yang harus melakukan hal tersebut apabila Si Kecil masih disusui eksklusif. Untuk Si Kecil yang minum susu formula, dokter akan merekomendasikan pemberian susu formula hipoalergenik atau susu formula kedelai.

 

Apa yang akan terjadi apabila alergi susu sapi terlambat mendapat penanganan? Gejala alergi susu sapi dapat memengaruhi sistem pencernaan, sistem pernapasan, dan kulit. Lama kelamaan hal tersebut akan mengganggu aktivitas Si Kecil dan lambat laun akan menghambat proses tumbuh kembangnya.

 

Gejala alergi susu sapi pada sistem pencernaan berupa perut kembung, nyeri perut, atau kolik yang sering muncul akan sangat mengganggu Si Kecil. Ia akan menjadi rewel dan tentunya mengganggu pikiran dan aktivitas Anda. Selain menghambat pemasukan makanan, frekuensi muntah yang sering, dapat mengiritasi kerongkongan. Diare kronis akan sangat merepotkan karena Bunda harus sering mengganti popok dan berisiko menyebabkan bokong Si Kecil iritasi sehingga memerlukan pengobatan lebih lanjut. Terlebih lagi, diare kronis akan menyebabkan penyerapan nutrisi yang kurang sempurna oleh usus, sehingga Si Kecil berisiko mengalami gizi kurang, bahkan gagal tumbuh.

 

Gejala alergi pada sistem pernapasan seperti batuk, pilek, dan bersin-bersin yang terlalu sering, terutama malam hari, akan sangat mengganggu tidur Si Kecil. Hasilnya, ia akan rewel dan ketika bangun pagi kondisi tubuhnya kurang segar. Tentunya hal tersebut akan sangat mengganggu apabila Si Kecil sudah bersekolah. Gejala alergi dapat menghambat performanya dalam belajar dan beraktivitas. Untuk kasus gejala sesak napas, jika terlambat mendapat pertolongan akan berakibat fatal. Bengkak pada pita suara juga dapat berakibat fatal jika saluran napas tersumbat total. Selain kedua hal tersebut, gejala yang sangat ditakuti karena dapat menyebabkan kematian dalam waktu cepat adalah syok anafilaktik. Si Kecil akan merasa lemas, berkeringat dingin, denyut nadi lemah, tekanan darah menurun, sampai kehilangan kesadaran.

 

Sedangkan pada kulit, umumnya muncul ruam-ruam merah yang dikenal juga dengan istilah dermatitis atopik. Kondisi tersebut dapat timbul pada seluruh bagian tubuh, namun paling sering pada pipi. Ruam tersebut terasa gatal dan memicu Si Kecil untuk terus menggaruk, sampai akhirnya menimbulkan luka yang dapat terinfeksi. Selain itu, rasa gatal tersebut juga dapat mengganggu aktivitas dan tidur anak.

 

Berdasarkan penjelasan di atas, jelas sekali bahwa penanganan yang cepat dan tepat saat mengetahui Si Kecil memiliki alergi susu sapi akan sangat membantu menjaga kualitas hidupnya. Hal ini tentunya akan menunjang proses tumbuh kembang Si Kecil berjalan dengan optimal.