×
Home Pop Up
Home > Cari Tahu > ini fakta soal alergi makanan

ini fakta soal alergi makanan

Ini Fakta Soal Alergi Makanan

Gejala alergi yang dialami Si Kecil seperti gatal-gatal, bersin, kulit merah hingga bibir bengkak pasti kerap membuat Bunda panik bukan main. Namun, panik tentu bukan solusi dalam masalah ini, Bun. Saat anak mengalami alergi, Bunda harus siap menghadapi dan tanggap dalam menanganinya. Dengan begitu, gejala yang muncul pada Si Kecil akan teratasi dengan baik.

Alergi sendiri bukanlah masalah kesehatan yang patut disepelekan, sehingga pengetahuan mengenai alergi patut untuk Bunda miliki. Berikut ialah beberapa fakta penting mengenai alergi makanan yang perlu Bunda ketahui:

 

  1. Reaksi alergi makanan pada anak terjadi ketika tubuh Si Kecil mengantisipasi suatu makanan sebagai 'zat aneh' yang dianggap berbahaya oleh tubuh, padahal sebenarnya tidak.

 

  1. Meskipun pemicu alergi makanan setiap anak berbeda-beda, setidaknya menurut survei yang dilakukan, 90% alergi makanan terjadi akibat 7 makanan, di antaranya kacang-kacangan, susu, telur, gandum, kedelai, ikan dan kepiting.

 

  1. Bayi ataupun balita kerap kali sulit mendeskripsikan apa yang mereka rasakan, Bun. Semakin kecil umur Si Kecil, mereka akan semakin sulit menjelaskan, namun biasanya Si Kecil akan bereaksi dengan memasukan tangan ke dalam mulut maupun menarik-narik lidahnya.

 

  1. Anak yang lahir melalui operasi cesar lebih berisiko 5 kali lipat lebih besar mengalami alergi. Hal ini disebabkan, anak-anak tersebut memiliki komposisi mikroba di usus yang berbeda dengan anak-anak yang lahir secara normal.

 

  1. Pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan dapat membantu memberikan efek perlindungan dari alergi di usia dini, termasuk yang berkaitan dengan gangguan kulit dan masalah pernapasan.

 

Itu dia beberapa fakta soal alergi makanan yang patut Bunda ketahui. Alergi makanan yang terjadi pada Si Kecil memang bisa menjadi ringan atau berat, semua tergantung pada derajatnya. Pada kasus alergi berat, Bunda tentu wajib mengganti makanan Si Kecil dengan makanan lain yang setara nilai gizinya. Dengan begitu, asupan gizi anak yang mengalami alergi akan tetap terpenuhi, Bun. Yuk, tetap waspada terhadap reaksi alergi Si Kecil!