Home Pop Up
Klik di mana saja untuk menutup banner.
Home > Cari Tahu > hati-hati, gigitan nyamuk dapat sebabkan alergi!

hati-hati, gigitan nyamuk dapat sebabkan alergi!

Hati-Hati, Gigitan Nyamuk Dapat Sebabkan Alergi!

Semua orang pasti pernah digigit nyamuk, apalagi anak-anak. Pada umumnya efek gigitan nyamuk berupa iritasi ringan disertai timbulnya bintik merah dan rasa gatal pada kulit. Namun, dalam sejumlah kasus, gigitan nyamuk ternyata bisa menyebabkan reaksi lebih parah yang dikenal sebagai sindrom Skeeter, atau alergi terhadap air liur nyamuk.

Seperti dikutip dari penjelasan American Academy of Allergy Asthma & Immunology, sindrom Skeeter (Skeeter Syndrome) adalah reaksi peradangan yang jarang terjadi akibat gigitan nyamuk. Gejalanya termasuk pembengkakan luas, panas, kemerahan, dan gatal-gatal / nyeri pada kulit yang mirip dengan proses infeksi.

Baca Juga: Kenali Ruam Merah Pada Wajah Si Kecil

Dalam tingkat parah, alergi pada anak ini bisa memicu gejala anafilaksis atau reaksi yang dapat mengganggu sistem pernapasan serta sirkulasi darah.

Membedakan gejala sindrom Skeeter dengan gejala akibat gigitan nyamuk sebenarnya cukup mudah. Reaksi alergi pada sindrom ini biasanya terjadi beberapa jam hingga beberapa hari setelah digigit nyamuk.

Pemicu Iritasi

Beberapa jenis spesies nyamuk memiliki enzim yang berbeda dalam air liur mereka. Anak yang memiliki alergi terhadap air liur nyamuk, akan bereaksi terhadap enzim tertentu yang dimiliki nyamuk, sehingga menimbulkan alergi. Reaksi alerginya pun tak langsung.

Nyamuk membutuhkan waktu enam detik atau lebih untuk mentransfer enzimnya ke dalam tubuh orang yang digigitnya. Sedangkan, proses pengembangan enzim itu sendiri kadang-kadang memakan waktu hingga 48 jam, hingga enzim tersebut sepenuhnya berkembang di dalam tubuh Si Kecil dan timbullah gejala alergi.

Bagaimana Mengatasinya?

Cara terbaik untuk menangani anak dengan sindrom Skeeter adalah melakukan tindakan pencegahan. Antisipasi terbaik tentu saja dengan menghindari anak dari gigitan nyamuk.

Gunakanlah kelambu (tirai dari kain kasa) di sekeliling tempat tidur untuk mecegah nyamuk mendekati anak saat tidur. Biasakan juga anak mengenakan pakaian yang menutup penuh tubuhnya. Jika perlu gunakan obat nyamuk baik yang berjenis semprot, krim, maupun uap di dalam ruangan.

Oh ya, Bunda yang memiliki anak dengan golongan darah O mungkin perlu sedikit ekstra waspada. Karena nyamuk cenderung lebih tertarik kepada pemilik golongan darah ini. Hal lain yang bisa memancing nyamuk adalah suhu badan yang hangat dan pakaian berwarna gelap.

Baca Juga: Kenali Ruam Merah Pada Wajah Si Kecil

Apakah Ruam Merah Berarti Si Kecil Alergi?

Satu-satunya yang bisa dilakukan segera adalah dengan meredakan gejalanya. Bunda bisa memberikan Antihistamin atau mengoleskan krim topikal untuk mengurangi gatal dan pembengkakan.

Bunda juga dianjurkan rutin berkonsultasi dengan dokter ahli alergi mengenai sindrom ini. Tujuannya untuk mengetahui lebih jelas soal penanganan, pencegahan, serta jenis obat apa yang tepat digunakan untuk Si Buah Hati.