×
Home Pop Up
Home > Cari Tahu > gatal dan bengkak di wajah, mungkinkah karena alergi?

gatal dan bengkak di wajah, mungkinkah karena alergi?

Gatal dan Bengkak di Wajah, Mungkinkah karena Alergi?

Anak tiba-tiba mengalami bengkak dan merasa gatal di wajah? Apakah ia mengalami gejala alergi pada anak? Bisa iya, bisa juga tidak. Salah satu cara terbaik untuk memastikan jawabannya adalah dengan mengenali pemicu atau penyebab gejala tersebut, terutama sebelum Bunda melakukan tindakan. Karena salah penanganan bisa-bisa berdampak tidak baik bagi kesehatan Si Kecil.

Lalu bagaimana cara memastikannya? Langkah pertama yang penting untuk dilakukan adalah jangan sampai Bunda merasa panik. Dengan tetap berpikir jernih dan tenang, Bunda tentu dapat lebih baik dalam mencermati kenapa dan karena apa anak mengalami gejala tersebut.

Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan Bunda adalah dengan bertanya kepada anak apa yang terjadi sebelum wajahnya bengkak dan gatal. Apakah ada binatang yang baru saja menggigitnya? Apa benda terakhir yang mengenai wajahnya? Atau apa yang baru saja ia makan sebelum mengalami gejala itu?

Baca Juga: Lahir Caesar Rentan Alergi

Jika pertanyaan pertama yang dijawabnya, ada kemungkinan itu bukan karena alergi. Sejumlah binatang seperti nyamuk dan lebah bisa menyebabkan kulit menjadi gatal juga bengkak. Meski begitu, penting juga untuk memperhatikan dahulu rentang waktu antara gigitan dan reaksi yang dialami anak. Jika gejala terjadi tak lama setelah gigitan, maka dapat dipastikan itu bukan alergi.

Pengobatannya pun bisa dilakukan antara lain dengan mengompres air hangat atau obat anti gatal (bila digigit nyamuk) pada permukaan kulit yang terdampak. Sedangkan bila digigit lebah, bisa dengan memberikan salep antibiotik, mengompres kulit bengkak dengan es, dan memberikan obat pereda nyeri seperti ibuprofen, parasetamol, atau aspirin.

Namun lain hal, jika reaksi gatal dan bengkak terjadi, misalnya hampir 8-12 jam setelah gigitan. Bunda diimbau waspada. Karena kemungkinan besar anak memiliki alergi. Salah satu alergi yang reaksinya muncul berjam-jam setelah gigitan serangga adalah Sindrom Skeeter atau alergi terhadap air liur nyamuk. Gejalanya termasuk pembengkakan luas, panas, kemerahan, dan gatal-gatal/ nyeri pada kulit yang mirip dengan proses infeksi. Terkadang gejalanya juga ditandai dengan munculnya ruam di seluruh tubuh.

Sama halnya, bila mendapati anak mengalami gejala bengkak dan gatal setelah mengkonsumsi sesuatu atau akibat terkena benda asing di wajahnya. Bunda juga perlu waspada, karena besar kemungkinan ia memiliki alergi terhadap makanan atau benda yang menyentuh wajahnya.

Alergi terhadap makanan umumnya terjadi karena protein makanan yang dianggap musuh oleh sistem imun tubuh. Sedangkan alergi akibat sentuhan biasa disebut sebagai dermatitis kontak, yakni reaksi yang timbul ketika kulit bersentuhan langsung dengan bahan atau zat yang menyebabkan alergi. Gejalanya bisa berupa gatal, bengkak, dan bintik merah.

Baca Juga: 6 Jenis Alergi Yang Sering Menyerang Pada Anak

Satu-satunya yang bisa dilakukan segera bila anak mengalami gejala alergi adalah dengan meredakannya. Bunda bisa memberikan obat Antihistamin atau mengoleskan krim topikal untuk mengurangi gatal.

Namun, cara paling tepat untuk mengetahui jenis alergi dan penanganannya adalah dengan mendatangi dokter ahli alergi. Melalui sejumlah tes, dokter dapat memberikan informasi akurat mengenai alergi yang dialami anak serta apa pemicunya. Perlu diingat, dengan memastikan jenis alergi yang dialami anak, maka Bunda bisa menerapkan tindakan terbaik yang aman dan nyaman untuk anak.