×
Home Pop Up
Home > Cari Tahu > cermat mempersiapkan dana pendidikan anak

cermat mempersiapkan dana pendidikan anak

Cermat Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak

Seolah sulit dihindari, biaya pendidikan terus bertambah mahal setiap tahunnya. Di Indonesia sendiri, ongkos pendidikan rata-rata saat ini diperkirakan naik sampai sekitar 20 persen per tahun.

Hal itu, mau tidak mau, mendorong Bunda untuk makin cermat dan taktis dalam menyiapkan dana pendidikan anak.  Apalagi jika Bunda bercita-cita menempatkan Si Buah Hati di sekolah terbaik. Perencanaan dalam menyisihkan dana harus sudah dilakukan sejak dini.

Dahulu, ada masanya, menyisihkan uang dalam tabungan rahasia pribadi menjadi cara favorit untuk memarkirkan dana pendidikan anak. Namun saat ini cara itu bukan lagi menjadi andalan. Karena sudah ada beberapa kiat alternatif lain yang bisa Bunda pilih. Tentu saja dengan manfaatnya dan kelebihan masing-masing.  Apa saja?

Tabungan Pendidikan

Tabungan pendidikan hampir mirip dengan tabungan jenis lain. Perbedaan pada jumlah uang yang disetorkan dalam jangka waktu tertentu.  Tabungan pendidikan adalah kontrak antara bank dengan orangtua yang setuju bank mendebet sejumlah dana secara rutin dari rekening untuk disetorkan ke dalam rekening tabungan pendidikan anak.

Dana hasil dari investasi setoran rutin tabungan tersebut baru bisa diambil pada saat anak memasuki usia sekolah sesuai dengan jenjang pendidikannya (SD, SMP, dan SMA misalnya).

Salah satu kelebihan dari tabungan pendidikan dibandingkan tabungan biasa adalah tambahan manfaat proteksi.  Yakni, berupa asuransi jiwa bila pencari nafkah tak dapat melanjutkan setoran rutin tabungan akibat kematian. Dalam hal ini pihak bank umumnya bekerja sama dengan pihak perusahaan asuransi jiwa. 

 

Asuransi Pendidikan

Jika tabungan pendidikan dikeluarkan bank, maka asuransi pendidikan merupakan produk dari perusahaan asuransi. Bunda yang menggunakan layanan ini akan diminta membayar sejumlah premi asuransi secara berkala kepada pihak perusahaan asuransi.

Nantinya Bunda bakal memperoleh jumlah dana pendidikan tertentu dari perusahaan asuransi saat Anak memasuki usia sekolah sesuai dengan jenjang pendidikannya.

Menggunakan asuransi pendidikan bisa dianggap sebagai menabung sekaligus mengambil asuransi jiwa. Bila setoran premi asuransi terhenti karena faktor kematian, sementara si anak belum memperoleh utuh seluruh dana pendidikannya, pihak asuransi bakal menjamin dana pendidikan tetap dicairkan.

 

Apa Perbedaannya? 

Salah satu yang membedakan tabungan pendidikan dengan asuransi pendidikan adalah faktor risikonya. Seperti dilansir Kontan.co.id, tabungan pendidikan risikonya lebih kecil dan jumlah uang yang akan didapat pada saat jatuh tempo sudah pasti.

Sementara asuransi pendidikan bedanya adalah ia sudah digabung dengan investasi. Biasanya, di dalam asuransi pendidikan ada unsur investasinya, misalnya reksadana tipe tertentu. Alhasila dana yang terbentuk lebih fluktuatif. Nilai investasi yang disimpan bisa turun, tetap, atau bertambah.