Home Pop Up
Klik di mana saja untuk menutup banner.
Home > Cari Tahu > cara mengatasi batuk pada bayi secara mandiri di rumah

cara mengatasi batuk pada bayi secara mandiri di rumah

Cara Mengatasi Batuk Pada Bayi Secara Mandiri Di Rumah

Batuk adalah respons tubuh alami dari tubuh sebagai sistem pertahanan untuk mengeluarkan zat dan partikel dari dalam saluran pernapasan, serta mencegah benda asing masuk ke saluran napas bawah. Tak hanya ada orang dewasa, batuk pun seringkali dialami oleh bayi. Walaupun terlihat sepele, kondisi batuk pada bayi seringkali membuat Bunda panik karena kondisi ini akan membuat Si Kecil tidak nyaman. Tak hanya itu, pemberian obat batuk pada bayi juga tidak disarankankan karena khawatir akan menimbulkan risiko efek samping pada bayi.

Lantas apa yang harus dilakukan untuk meredakan batuk pada bayi? Sebelumnya, yuk pahami terlebih dahulu jenis-jenis batuk yang dapat menyerang Si Kecil berikut ini agar Bunda dapat mengambil langkah yang tepat untuk mengatasinya, Bun.

Jenis-Jenis Batuk yang Sering Menyerang Bayi

Ketika  mendengar Si Kecil batuk, Bunda pasti merasa sedih dan kasihan terhadap Si Kecil. Batuk pada bayi tak hanya membuat ia tampak kelelahan, namun batuk pada bayi seringkali membuat Si Kecil menjadi lebih rewel dan juga mengganggu tidurnya.

Batuk pada bayi biasanya disebabkan oleh kondisi pernapasan seperti pilek, influenza, atau asma. Namun batuk pada bayi bisa menjadi gejala penyakit yang lebih serius seperti batuk rejan atau pneumonia lho, Bun. Untuk itu, yuk ketahui lebih lanjut seputar jenis-jenis batuk yang dapat menyerang Si Kecil. Simak ya, Bun!

 

  • Batuk Croup

 

Merupakan kondisi dimana laring dan trakea pada saluran pernapasan bayi membengkak sehingga mengganggu pernapasannya. Batuk jenis ini rata-rata menyerang bayi di usia enam bulan sampai tiga tahun. Gejalanya seperti demam, tubuh panas, lendir dalam hidung, dan batuk seperti gonggongan.

  • Batuk Rejan

Batuk jenis ini disebabkan oleh infeksi bakteri di saluran pernapasan dan organ paru-paru. Bayi yang mengalami batuk ini akan nampak mengalami batuk sampai napasnya terengah-engah. Selain batuk, gejala lain yang muncul adalah bayi mengalami flu dan demam. 

 

 Baca juga: Cara Mudah Atasi Demam Si Keci

 

 

  • Batuk Bronchiolis

 

Batuk ini juga sering dialami bayi di tahun pertamanya, dan seringnya disebabkan oleh udara yang dingin. Infeksi terjadi di saluran udara kecil di organ paru-paru yang kemudian berlendir sehingga membuat bayi batuk dan sesak napas. Gejalanya sendiri seperti ingus di dalam hidung, demam, dan nafsu makan bayi menurun.

 

  •  Batuk Gejala Pneumonia

Pneumonia merupakan peradangan paru-paru yang umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri namun juga disebabkan oleh virus. Kondisi pneumonia atau yang sering dikenal dengan paru paru basah menyebabkan paru-paru memproduksi dahak berlebih sehingga terjadi penumpukan dahak di area paru-paru. Kondisi ini dapat memicu gejala batuk pada bayi. Gejala batuk yang disebabkan oleh pneumonia biasanya ditandai dengan dahak yang cukup pekat dan memperlihatkan warna hijau kekuningan. Dalam kondisi yang parah, batuk gejala pneumonia pada bayi juga bisa disertai darah sehingga perlu penanganan dokter secepatnya.

 

  • Batuk Alergi

 

Ketika Si Kecil sering batuk namun tidak disertai lendir atau batuk kering, bisa jadi batuk tersebut menjadi pertanda alergi. Batuk kering merupakan salah satu reaksi langsung dari alergi yang disebabkan oleh adanya alergen atau pemicu alergi yang terdapat di udara seperti debu. Selain batuk kering, reaksi alergi juga biasanya ditandai dengan bersin-bersin, hidung berair, mata merah, dan gatal dibagian tubuh tertentu.

 

Baca juga: Perbedaan Alergi dan Batuk Pilek pada Anak

 

 

Cara Menangani Batuk pada Bayi

Setelah mengetahui apa saja jenis batuk yang dialami bayi, maka selanjutnya Bunda perlu tahu bagaimana cara mengatasi batuk pada bayi. Berikut ini beberapa tips untuk mengatasi batuk pada yang bisa diterapkan di rumah:

 

  • Memberi Asupan Cairan

 

Asupan cairan dapat membantu melegakan pernapasan pada Si Kecil dan mengurangi penumpukan lendir di saluran napas. Asupan cairan ini beragam. Bunda bisa memberikan ASI, susu, air putih, maupun jus dari buah-buahan. Pilihan lain adalah memberi asupan berupa sup ayam maupun cokelat hangat.

 

  • Memberikan Madu

 

Madu mengandung senyawa antibakteri, antioksidan, dan vitamin C yang baik untuk daya tahan tubuh Si Kecil. Ketika Si Kecil terserang batuk, berikan asupan madu sedikit saja agar meringankan gejalanya.

 

  • Meninggikan Posisi Kepala Si Kecil

 

Batuk yang disertai hidung tersumbat lendir membuat pernapasan Si Kecil terganggu, jadi tinggikan posisi kepalanya. Misal memberikan bantal lebih tinggi untuk melegakan saluran pernapasan dan meredakan batuk yang menyerang.

 

  • Bijak Memilih Makanan Si Kecil

 

Terdapat sejumlah makanan yang efektif untuk meringankan batuk pada Si Kecil. Jika Si Kecil berusia di bawah 6 bulan, cukup berikan ASI. Jika sudah mengkonsumsi makanan padat, pilih puding atau yoghurt.

 

  • Biarkan Si Kecil Beristirahat

 

Istirahat yang cukup menjadi cara mengatasi batuk pada bayi secara alami yang wajib diterapkan. Gendong Si Kecil atau taruh di ayunan agar bisa tidur dengan pulas, sehingga mempercepat proses penyembuhan.

 

  • Berikan Uap Panas pada Si Kecil

 

Uap panas bisa melegakan saluran pernapasan, dekatkan Si Kecil ke bak mandi berisi air hangat. Biarkan Si Kecil menghirup uap panasnya sehingga bisa meredakan batuk yang tengah dialami.

Kapan Harus Diperiksakan ke Dokter?

Meski batuk yang dialami Si Kecil bisa ditangani sendiri di rumah dengan beberapa penjelasan di atas, namun pada kondisi tertentu, bantuan medis perlu diutamakan. Berikut kondisi yang membuat Si Kecil wajib diperiksakan ke dokter:

  • Batuk terus berlanjut meskipun sudah lewat dari lima hari.
  • Batuk yang dialami Si Kecil memburuk terlihat dari suara batuk yang semakin parah.
  • Suhu tubuh Si Kecil meningkat dan tidak lekas turun.
  • Batuk disertai dahak berwarna kuning, hijau, atau cokelat.
  • Batuk disertai dengan darah.

Kenali betul kondisi Si Kecil selama batuk. Jika sudah mengalami kondisi-kondisi tersebut, sebaiknya segera bawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

Berikan juga nutrisi terbaik pada si buah hati selama batuk, selain bisa membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil, dengan memberikan nutrisi yang baik juga mampu mengoptimalkan saluran cerna dan tumbuh kembang Si Kecil. Semoga informasinya bermanfaat, Bun!

Baca Juga: Kenali Alergi Anak Melalui Batuknya