×
Home Pop Up
Home > Cari Tahu > bagaimana asi bermanfaat untuk bunda dan si kecil

bagaimana asi bermanfaat untuk bunda dan si kecil

BAGAIMANA ASI BERMANFAAT UNTUK BUNDA DAN SI KECIL

Secara alamiah, seorang ibu akan menghasilkan Air Susu Ibu (ASI) setelah melahirkan. ASI adalah makanan paling ideal untuk Si Kecil karena mengandung nutrisi yang dibutuhkannya dalam proses tumbuh kembang. ASI mengandung antibodi yang membantu Si Kecil melawan virus dan bakteri. Memberikan ASI juga menurunkan risiko Si Kecil memiliki kondisi asma atau alergi. Bayi yang disusui ASI secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupannya lebih sedikit mengalami infeksi telinga, penyakit saluran pernapasan, dan diare dibanding bayi yang tidak diberikan ASI. Hal ini yang membuat WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama dan dilanjutkan oleh pemberian makanan pendamping (MPASI) hingga usia Si Kecil mencapai dua tahun.

Bersentuhan dan kontak mata saat proses menyusui membuat ikatan batin antara Bunda dan Si Kecil semakin kuat, ia merasa nyaman. Bayi yang diberikan ASI juga cenderung mengalami kenaikan berat badan normal, Bunda tidak perlu khawatir ia mengalami kelebihan berat badan. The American Academy of Pediatrics merilis informasi bahwa memberikan ASI dapat mencegah terjadinya SIDS (sudden infant death syndrome) serta menurunkan risiko anak terkena diabetes.

Melihat penjabaran di atas, tidak heran belum ada makanan lain yang dapat menggantikan ASI sebagai nutrisi terbaik untuk anak. Ingin tahu lebih banyak soal manfaat ASI? Simak di bawah ini:

  • Menunjang perkembangan motorik
  • Meningkatkan kecerdasan bayi
  • Mengurangi risiko penyakit jantung
  • Mengurangi risiko obesitas
  • Mengurangi risiko kanker
  • Membuat bayi lebih tenang dan tidak mudah gelisah untuk waktu yang lama, terutama dalam kondisi yang membuat stres

Menyusui tidak hanya bermanfaat untuk Si Kecil saja, lho. Bunda juga diuntungkan oleh proses menyusui. Apa saja manfaat-manfaatnya?

  1. Mengurangi risiko kanker payudara. Menurut data yang dirilis oleh situs askdrsears, menyusui menurunkan risiko wanita akan kanker payudara sebanyak 25 persen.
  2. Mencegah osteoporosis. Ibu yang tidak menyusui anaknya memiliki peluang empat kali lebih besar terkena osteoporosis dibanding ibu menyusui.
  3. Mengurangi perdarahan setelah melahirkan. Apabila bayi disusui segera setelah dilahirkan, maka kemungkinan terjadi perdarahan setelah melahirkan akan berkurang karena kadar oksitoksin meningkat sehingga pembuluh darah menutup dan perdarahan akan cepat berhenti.
  4. Menunda kesuburan. Isapan bayi merangsang prolaktin yang menghambat terjadinya ovulasi atau pematangan telur sehingga menunda kesuburan.
  5. Membuat tubuh lebih cepat langsing. Penelitian membuktikan bahwa ibu menyusui enam bulan lebih langsing setengah kilogram dibanding ibu yang menyusui empat bulan.

Menyusui adalah proses yang alami, tetapi bukan berarti mudah dilakukan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau konselor laktasi apabila Bunda merasa butuh bantuan atau dukungan.