Home Pop Up
Klik di mana saja untuk menutup banner.
Home > Cari Tahu > asyiknya belajar sains untuk si kecil yang alergi

asyiknya belajar sains untuk si kecil yang alergi

Asyiknya Belajar Sains untuk Si Kecil yang Alergi

Ingin mengasah kemampuan berpikir logis Si Kecil sejak dini? Ajaklah Si Kecil belajar sains dengan bereksperimen sederhana di rumah. Tanpa disangka, banyak aktivitas keseharian kita yang dapat digunakan untuk mengenalkan sains kepada Si Kecil. Contohnya bermain air. Air memiliki karakteristik unik. Dengan melakukan aktivitas sederhana, misalnya meneteskan air ke koin, mencampur air dengan sabun atau benda lain yang larut dan tidak larut dalam air, Si Kecil bisa belajar mengenali sifat-sifat air.

Kebanyakan anak kecil senang bermain di ruang terbuka. Pengenalan sains bisa juga dilakukan di alam terbuka, misalnya taman. Bunda tidak hanya bisa memberikan penjelasan mengenai bunga saja tetapi juga dapat mengajak Si Kecil bercocok tanam tanaman sederhana. Si Kecil pasti senang mengamati pertumbuhan biji kecambah menjadi tanaman baru.

Apabila Si Kecil memiliki alergi, jangan sampai keasyikan bereksperimen terganggu karenanya. Di alam terbuka terdapat berbagai macam alergen yang dapat mencetuskan alergi, misalnya tanaman, bulu binatang, sengatan atau gigitan serangga, asap rokok, asap kendaraan bermotor, sari bunga, debu, jamur, dan lain-lain. Oleh sebab itu, Bunda harus memerhatikan kondisinya.

Meski Si Kecil memiliki alergi, jangan biarkan kondisi tersebut menghalanginya bermain dan belajar sains. Apabila aktivitas diselenggarakan di sekolah, informasikan kondisi alergi kepada guru kelas. Bunda juga bisa memberitahu aktivitas apa saja yang harus dibatasi dari agenda Si Kecil. Apabila diperlukan, Bunda juga bisa menitipkan obat yang biasa diminum Si Kecil saat alerginya muncul.

Untuk tahu alergi yang diderita Si Kecil, Bunda harus mengenali terlebih dahulu gejala alergi yang dialaminya, yaitu dapat berupa:

  1. Ruam merah gatal pada kulit
  2. Hidung tersumbat, pilek, bersin-bersin
  3. Batuk, sesak napas, mengi
  4. Mata gatal, merah, berair

Agar alergi tidak kambuh, hindari beraktivitas di lokasi yang sarat dengan debu, asap kendaraan bermotor, dan asap rokok. Jika Si Kecil alergi bulu binatang atau sari bunga, persiapkan masker untuk menurunkan risiko alerginya kambuh.

Jangan lupa untuk siap sedia membawa obat antialergi yang biasa dikonsumsi Si Kecil, jadi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan Bunda mudah menjangkaunya. Jika perlu, bawalah juga catatan kesehatan Si Kecil untuk memudahkan perekaman dan pengambilan data, karena ia tidak selalu akan mengunjungi dokter atau rumah sakit yang sama.

Apabila alergi Si Kecil termasuk yang sulit ditanggulangi, akan lebih baik jika ia belajar mengenai sains di dalam ruangan, di mana risiko terpapar alergen lebih rendah.