×
Home Pop Up
Home > Cari Tahu > asi eksklusif dapat cegah alergi anak

asi eksklusif dapat cegah alergi anak

ASI Eksklusif dapat Cegah Alergi Anak

Di tahun 2011, World Allergy Organization (WAO) menyebutkan bahwa angka prevalensi alergi  akan mencapai 30-40 persen dari total populasi dunia. Angka tersebut tentu membuat banyak orang tua menaruh khawatir pada anak-anaknya. Terlebih lagi bila orang tuanya memiliki riwayat alergi. 

Ya, faktor genetik sudah terbukti menyebabkan risiko alergi anak. Seorang anak bisa berisiko 30% terkena alergi ketika memiliki salah satu saudara kandung yang juga memiliki gangguan alergi. Risiko semakin tinggi menjadi 40% saat kedua orang tuanya juga memiliki riwayat alergi. Bahkan, meskipun Anda maupun pasangan bebas dari riwayat alergi, sang buah hati akan tetap berisiko mengalami alergi sebesar 5-15%.

Untuk mencegah risiko ini terjadi pada anak, pemberian air susu ibu (ASI) secara ekslusif pada anak sangat dianjurkan. Dr. dr. Zakiudin Munasir, SpA(K), Dokter Spesialis Anak sekaligus Ketua Divisi Alergi Imunologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM menjelaskan bahwa ASI yang diberikan selama 6 bulan pertama memiliki gizi seimbang yang amat baik unutk mencegah terjadinya alergi pada anak.

Terlebih lagi mengingat setiap bayi berisiko terkena alergi, maka Bunda sangat dianjurkan untuk memberikan ASI sejak bayi dilahirkan. ASI juga dipercaya mengandung zat alergen yang amat sedikit, sehingga banyak dianjurkan para dokter untuk meningkat sistem imun bayi sebagai langkah pertama dalam pencegahan alergi pada anak.

Sayangnya, ada beberapa Bunda yang tak bisa memberikan ASI pada anaknya karena alasan kesehatan dan sebagainya. Dr. Zakiudin menjelaskan bahwa pemberian susu formula terhidrolisa parsial dapat menjadi solusi bagi bayi penderita alergi.Selain itu ada susu terhidrolisa penuh (formula hypoallergenic) dan susu soya (isolat protein kedelai). Berdasarkan The German Infant Nutritional Intervention Study (GINI) di tahun 2010, studi terbesar di dunia mengenai pencegahan alergi, pemberian susu formula hypoallergenic selama 16 minggu pertama pada bayi terbukti efektif mengurangi risiko alergi hingga anak berusia 6 tahun.

Jadi, terbukti sudah bahwa ASI eksklusif memang hak bagi anak. Selain dapat mengurangi risiko alergi anak, ASI dipercaya memiliki manfaat yang amat banyak bagi Si Kecil.