×

alergi susu sapi

Alergi Susu Sapi

Klikdokter.com - Alergi susu sapi adalah reaksi alergi yang melibatkan antibodi IgE terhadap satu atau lebih fraksi protein yang terdapat dalam susu. Alergi susu sapi sering dikacaukan dengan intoleransi lakstosa oleh karena gejalanya yang serupa. Bagaimanapun, intoleransi laktosa dan alergi susu sapi tidak berhubungan. Alergi susu sapi merupakan reaksi alergi yang dipicu oleh sistem imun, sedangkan intoleransi laktosa adalah masalah yang disebabkan oleh sistem pencernaan.

Alergi susu sapi pada bayi dan anak adalah reaksi alergi sejati yang dapat dideteksi dengan challenge test dilakukan bukan untuk mengatasi alergi, namun untuk mengetahui/menkonfirmasi adanya alergi susu sapi pada anak. Salah satu cara mendiagnosis alergi susu sapi yang tepat adalah dengan challenge test. Anak akan disuruh untuk berhenti mengkonsumsi susu formula selama kira-kira 1 minggu, kemudian dokter akan menyuruh anak untuk menkonsumsi kembali susu tersebut. Jika timbul reaksi alergi yang sama, maka diagnosis alergi susu sapi dapat ditegakkan.

Apabila seorang anak benar menderita alergi susu sapi, sebaiknya anak tersebut menghindari segala makanan yang berbahan dasar susu sapi seperti keju, biskuit susu, dsb. Sebagai alternatif, susu kedelai, susu beras, dan susu nabati lain dapat menggantikan susu sapi, namun perlu diketahui bahwa 20% anak yang alergi susu sapi juga memiliki alergi terhadap susu kedelai.

Satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi alergi adalah dengan menghindari alergen penyebab. Gantilah susu yang dikonsumsi anak tersebut dengan susu lain yang lebih hipoalergenik (HA). Protein susu sapi dapat menimbulkan alergi yang menetap sampai akhir masa anak-anak. Meskipun demikian, biasanya alergi susu sapi akan hilang dengan sendirinya seiring dengan matangnya saluran pencernaan bayi (pada usia 2-3 tahun). Sebelumnya apakah gejala yang timbul saat anak Ibu mengkonsumsi produk susu sapi? Ibu bisa mencoba challenge test dengan cara mencoba memberikan produk-produk susu sedikit demi sedikit misalnya keju dan dilihat apakah muncul gejala atau tidak. Kalau dengan produk-produk susu tidak muncul alergi, maka boleh dicoba diberikan susu sedikit-sedikit.

Jika seorang anak mengalami alergi susu sapi maka sebaiknya dibawa mengunjungi dokter spesialis anak untuk penanganan lebih lanjut.Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam keluarga sehat,

Ditulis oleh:
dr. Dewi Ema Anindia
Anggota Redaksi Medis