Home Pop Up
Klik di mana saja untuk menutup banner.
Home > Cari Tahu > alergi santan: mungkinkah terjadi?

alergi santan: mungkinkah terjadi?

ALERGI SANTAN: MUNGKINKAH TERJADI?

Penggunaan santan dalam proses masak tentu tidak asing lagi bagi Bunda. Santan memang sudah dikenal dapat menambah cita rasa makanan. Santan dapat digunakan sebagai bahan baku masakan lauk seperti opor serta gulai dan bisa juga diolah menjadi cemilan atau makanan penutup, misalnya kue apang serta agar.

Secara sistemik gejala alergi santan jarang sekali terjadi. Apabila terjadi, gejala yang mungkin muncul antara lain:

  • Ruam merah pada kulit
  • Mual, nyeri perut, diare, muntah
  • Mengi (nafas bunyi), batuk
  • Bengkak pada bibir, lidah atau area wajah
  • Anafilaksis, atau reaksi alergi berat yang bisa berakibat fatal.

Dibandingkan alergi sistemik, alergi akibat kontak dengan hasil pemrosesan kelapa lebih sering terjadi. Contoh hasil pemrosesan kelapa antara lain sampo, sabun, pelembap, dan lainnya. Ruam merah pada kulit mungkin muncul sebagai reaksi alergi setelah terpapar hasil pemrosesan kelapa. Biasanya butuh waktu beberapa hari hingga kondisi kulit kembali normal.

Belum ada obat untuk menyembuhkan alergi, termasuk alergi santan. Agar alergi tidak muncul, lakukan pantangan mengonsumsi makanan hasil olahan kelapa. Jenis makanan kegemaran Si Kecil yang umumnya mengandung kelapa antara lain es krim, biskuit, dan cokelat. Perhatikan label pada kemasan agar dapat menghindari produk yang mengandung kelapa atau santan.

Apabila Si Kecil mengonsumsi makanan mengandung kelapa atau santan dan muncul alergi, Bunda bisa memberikannya obat antialergi sebagai solusi sementara. Jika gejala alergi tidak berkurang, bawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.