×
Home Pop Up
Home > Cari Tahu > 9 hal penting ketika memberikan anak susu formula

9 hal penting ketika memberikan anak susu formula

9 HAL PENTING KETIKA MEMBERIKAN ANAK SUSU FORMULA

Klikdokter.com Semua ibu tentu mengerti bahwa ASI adalah pilihan terbaik bagi bayinya. Kandungan gizi di dalamnya sempurna dan tidak tertandingi untuk tumbuh kembang sang bayi. Tapi nyatanya, tidak semua ibu bisa memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan karena berbagai keadaan dan kondisi. Hal ini mengharuskan mereka untuk mencari pengganti ASI untuk memenuhi gizi bagi perkembangan dan pertumbuhan bayinya.

Acapkali susu formula dijadikan pengganti untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi, dimana sangat dianjurkan sebelum pemberian susu formula ke bayi wajib konsultasi terlebih dahulu ke dokter. Selain kandungan gizi dan nutrisinya mirip dengan ASI, susu formula juga bisa berfungsi sebagai tambahan atau pendamping ASI.

Simak beberapa tips dalam memberikan susu formula yang aman bagi bayi:

1. Jangan Paksa Bayi
Jangan memaksa bayi untuk menghabiskan susu di dalam botol. Beri susu formula ketika bayi menunjukkan gejala lapar dan berhenti ketika ia sudah kenyang. Kebanyakan bayi akan meminum susu formula sekitar 60ml atau 90ml setiap 1 hingga 3 jam setiap hari.

2. Cermati dan Kritis
Baca dengan cermat instruksi di label kemasan untuk mengetahui jumlah air yang pas. Kurang air akan berdampak pada dehidrasi atau diare.

3. Hindari Penggunaan Air Terlampau Banyak
Jangan pula terlalu banyak menambahkan air ke dalam susu formula. Karena dikhawatirkan dapat mengurangi kandungan nutrisi yang ada dalam kadar yang dibutuhkan.

4. Teliti Posisi Bayi
Bila bayi mengalami kesulitan meminum susu formula, beri ia susu sedikit demi sedikit dan perlahan. Selalu posisikan kepala bayi di atas setelah minum susu.

5. Perhatikan Usia Bayi
Jangan memberi susu sapi kepada bayi berusia di bawah satu tahun sembarangan. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter spesialis anak Anda sebelum melakukan pemberian susu formula kepada bayi dibawah usia 1 tahun. Pemberian susu formula kepada bayi usia dibawah 1 tahun hanya dengan indikasi kondisi dari dokter spesialis anak.

6. Telaten Jenis Susu
Pilihlah susu whole milk. Hindari pemberian susu non-fat karena bayi masih butuh kalori dan lemak susu untuk tumbuh kembangnya.

7. Hindari Microwave untuk Susu
Hindari menghangatkan botol susu di dalam microwave. Microwave hanya bisa memanaskan susu sebagian, memunculkan gumpalan yang bisa melukai lidah bayi. Namun demikian microwave dapat digunakan untuk memanaskan air dalam cangkir untuk merendam botol susu supaya tetap hangat.

8. Higienis. Higienis. Higienis.
Pastikan botol dan dot selalu steril dengan merebus di air mendidih selama 5 menit. Hal ini demi kebersihan dan keamanan bayi dari kuman dan bakteri. Tidak ketinggalan cucilah tangan sampai bersih sebelum menyiapkan susu.

9. Cermati Penyimpanan Susu
Bunda bisa menyimpan cadangan susu formula di dalam lemari pendingin. Baca dengan cermat instruksinya tentang jangka waktu penyimpanan. Biasanya 24 jam untuk susu formula bubuk dan 48 jam untuk susu formula instan.