Home Pop Up
Klik di mana saja untuk menutup banner.
Home > Cari Tahu > 7 kunci untuk tingkatkan produksi asi bunda

7 kunci untuk tingkatkan produksi asi bunda

7 KUNCI UNTUK TINGKATKAN PRODUKSI ASI BUNDA

Rasanya tak ada habisnya jika kita membahas manfaat ASI bagi pertumbuhan Si Kecil dan juga kesehatan Bunda. ASI mengandung antibodi yang membantu Si Kecil melawan virus dan bakteri. Memberikan ASI juga menurunkan risiko Si Kecil memiliki kondisi asma atau alergi. The American Academy of Pediatrics menyatakan bahwa memberikan ASI dapat mencegah terjadinya SIDS (sudden infant death syndrome) serta menurunkan risiko anak terkena diabetes.

 

Untuk Bunda, memberikan ASI dapat mengurangi perdarahan setelah melahirkan, menurunkan risiko terkena kanker payudara dan osteoporosis, membuat tubuh cepat langsing, dan lainnya. Walaupun proses menyusui adalah suatu hal yang alami tetapi tidak semua Bunda mendapatkan kemudahan saat menjalaninya. Salah satu tantangan yang sering dihadapi adalah ketika produksi ASI berkurang. Jangan putus asa dulu, Bunda. Simak panduan di bawah ini untuk mengatasi kondisi tersebut:

 

  1. Terus susui Si Kecil

Semakin sering Si Kecil menyusu, semakin banyak hormon prolaktin dilepas, dan produksi ASI akan meningkat. Susui Si Kecil tiap kali ia memintanya, terutama pada minggu-minggu pertama Bunda menyusui agar tubuh bisa beradaptasi dan bisa memberikan suplai yang konsisten.

      2.  Jangan terlalu “parno”

Banyak ibu yang baru memiliki anak khawatir produksi ASI mereka belum mencukupi kebutuhan anak, padahal hal ini belum tentu benar. Selama Si Kecil aktif dan kenaikan berat badan anak sesuai dengan panduan pertumbuhan, ini artinya produksi ASI Bunda baik-baik saja.

      3. Perhatikan waktu istirahat

Punya bayi berarti kita harus siap kurang tidur. Tapi, jangan sampai hal ini terjadi berlarut-larut karena kurang tidur akan mengakibatkan kelelahan. Ini dapat berakibat buruk bagi produksi ASI.

      4. Pijat payudara

Memijat payudara dapat membantu meningkatkan volume dan lemak susu. Ketika bayi sedang mengisap puting, pijat payudara mulai dari bagian tengah dada dan kemudian sedikit lebih jauh ke arah puting, dan tunggu bayi untuk menelan ASI yang keluar. Lalu pijat bagian lain dari payudara yang sama dan tunggu bayi untuk menelan ASI. Ulangi berkali-kali.

     5. Kurangi stres

Stres tidak menghentikan produksi susu, namun dapat menyebabkan gangguan pada refleks pengeluaran ASI yang mengakibatkan ASI tidak keluar secara maksimal.

     6. Minum air yang cukup

Apabila Bunda kurang minum air, produksi ASI akan terpengaruh. Jadi, pastikan Bunda mendapatkan cukup asupan air. Siasati hal ini dengan selalu menyediakan botol minum di area Bunda biasa menyusui Si Kecil di rumah.

     7. Konsumsi makanan bergizi

Untuk menjaga produksi ASI dan juga kesehatan Bunda, pastikan setiap hari Bunda mendapatkan tambahan 300 hingga 500 kalori dari konsumsi makanan. Diet yang terbaik untuk ibu menyusui adalah pola makan seimbang dengan mengonsumsi banyak sayuran, buah, dan whole grain.

 

Apabila kebutuhan ASI anak tidak tercukupi karena pertumbuhannya tidak sesuai growth chart, konsultasikan ke dokter spesialis anak. Jika diperlukan, dokter dapat menyarankan agar Si Kecil diberi asupan nutrisi pendamping berupa susu formula.