×
Home Pop Up
Home > Cari Tahu > 6 jenis alergi yang sering menyerang pada anak

6 jenis alergi yang sering menyerang pada anak

6 Jenis Alergi Yang Sering Menyerang Pada Anak

Pengertian alergi pada dasarnya adalah reaksi tidak normal pada sistem kekebalan tubuh. Alergi ada beberapa jenis mulai dari yang tidak berbahaya hingga yang berbahaya bagi penderitanya.

Hingga sekarang, para ahli belum menemukan faktor utama penyebab alergi. Namun demikian alergi bisa didapat melalui faktor keturunan. Alergi bisa muncul dan hilang. Seseorang akan terkena alergi ketika sistem kekebalan tubuhnya bereaksi berlebihan ketika mendeteksi ada zat asing masuk ke dalam tubuh.

Pada umumnya alergi tidak berakibat serius bagi penderitanya, namun dalam beberapa kasus, penderita alergi akan mengalami reaksi alergi yang dapat berakibat fatal.

Penyakit alergi pada anak tidak bisa disembuhkan secara langsung. Anda harus berkonsultasi ke dokter untuk mendapat jenis pemicu alergi yang ada guna mendapatkan perawatan yang tepat. Berikut adalah jenis-jenis alergi dan Pemicunya:

  • Alergi Makanan

    Alergi makanan sering dialami oleh bayi atau anak kecil dibandingkan orang dewasa. Sebagian besar penyebabnya berasal dari protein dari susu sapi, telur, kacang, gandum, dan kacang kedelai. Gejala umumnya adalah keram perut, diare, dan mual. Pada kasus yang parah, akan terjadi muntah, pembengkakan wajah dan lidah, pusing, berkeringat, dan pingsan.
  • Alergi Saluran Pernafasan

    Gejala umum alergi pernafasan adalah mata berair, gatal pada hidung, atap mulut, serta tenggorokan, batuk dan bersin-bersin. Penyebabnya bisa bermacam-macam mulai dari serbuk sari yang disebar melalui udara, debu, spora jamur, atau ludah binatang.
  • Alergi Asma

    Ada berbagai macam faktor dan penyebab pemicu asma, seperti virus, paparan dari lingkungan, dan alergi pada spora jamur, bulu binatang, dan kutu debu.
  • Alergi Kulit

    Penyebab alergi kulit atau eksim belum diketahui. Tapi kemungkinan disebabkan oleh kombinasi dari beberapa kondisi seperti paparan langsung kulit dengan antigen, faktor keturunan, lemahnya sistem imun, dan gangguan fungsi kulit. Gejala alergi kulit bisa berupa urtikaria (biduran), yaitu kondisi kulit tampak memerah dengan jangkauan beragam, mulai dari titik kecil hingga jauh lebih besar.
  • Alergi Obat-obatan

    Pemicu alergi ini adalah penisilin dalam obat antibiotik. Namun demikian, tidak berarti hanya sebatas kategori obat tersebut saja. Pemicu kategori obat-obatan lainnya juga sangat mungkin dapat terjadi.
  • Alergi Serangga

    Beberapa studi berspekulasi bahwa penderita alergi makanan, obat, dan saluran pernafasan juga rentan pada alergi sengatan serangga. Penyebab alergi ini kemungkinan adalah racun di dalam serangga seperti lebah dan semut api. Meskipun terdapat pemicu alergi lainnya yang terdapat pada serangga tersebut.

Alergi pada Si Kecil bisa berbeda-beda antara satu individu dengan yang lainnya. Untuk mengenali jenis alergi Si Kecil, Ayah dan Bunda perlu mengetahui gejala-gejala alergi yang dialami oleh Si Kecil. Alergi adalah respons berlebihan dari sistem kekebalan tubuh yang dipicu oleh zat tertentu (alergen) padahal sebenarnya zat tersebut tidak berbahaya. Sistem kekebalan tubuh kemudian menyerang alergen yang berdampak pada munculnya gejala-gejala alergi pada tubuh.

Hingga kini, alergi belum dapat disembuhkan. Meski demikian, alergi dapat dikendalikan. Agar alergi tidak kambuh kembali, Bunda harus mengenali lebih dulu apa alergen yang menjadi pemicu munculnya gejala alergi Si Kecil. Apabila sudah dikenali, usahakan untuk menghindari konsumsi atau kontak dengan alergen tersebut.