×
Home Pop Up
Home > Cari Tahu > 3 cara efektif atasi alergi makanan pada bayi

3 cara efektif atasi alergi makanan pada bayi

3 Cara Efektif Atasi Alergi Makanan pada Bayi

Saat bayi diperkenalkan makanan padat pertamanya, tak menutup kemungkinan Si Kecil akan terkena alergi. Ruam, bengkak hingga kesulitan bernapas merupakan gejala awal yang paling banyak dikeluhkan Si Kecil saat mengalami alergi makanan. Namun, jangan langsung panik, Bunda. Beberapa cara ini bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya alergi akibat makanan yang dikonsumsi oleh bayi: 

 

  1. Hindari makanan pemicu alergi anak

Cobalah untuk memberikan makanan baru secara berkala setelah memperkenalkan satu jenis makanan baru. Dengan cara itu, Bunda bisa mengetahui makanan mana yang memicu reaksi alergi pada Si Kecil. Setelah pemicu alergi teridentifikasi, penanganan alergi yang paling ampuh adalah dengan menghindari pemberian makanan yang menjadi penyebab munculnya alergi pada Si Kecil. Organisasi Akademi Pediatrik Amerika (AAP) juga menyarankan untuk menunda pengenalan beberapa makanan khusus anak-anak yang memiliki alergi.

 

  1. Jaga pola makan Si Kecil dengan baik

Membuat masakan rumah kerap dipilih para Bunda agar Si Kecil mendapatkan asupan yang bersih, sehat dan bergizi. Namun, saat Bunda ternyata tak sempat untuk menyiapkan sendiri makanan Si Kecil dan berencana untuk membeli makanan bayi di luar, janganlah jangan sungkan untuk bertanya, “Apakah makanan ini mengandung susu? Anak saya memiliki alergi susu.” Jika iya, sebisa mungkin untuk tidak dibeli dan diberikan kepada buah hati, ya. Cara sederhana ini nantinya akan membantu Si Kecil menghindari terjadi risiko alerginya lho, Bun.

 

  1. Berikan air mineral bersih

Satu hal yang wajib diketahui adalah fakta bahwa 70% tubuh bayi terdiri dari air. Alasan itulah yang mewajibkan Bunda untuk rajin memberikannya asupan air mineral, namun pastikan air mineral tersebut bersih dan baik Bun. Pasalnya, air mampu melakukan detoksifikasi secara alami bagi tubuh bayi, sehingga zat-zat kotor pun dapat hilang dengan sendirinya. Sebaliknya, jika air mineral yang Bunda berikan tidak terjamin kebersihannya, proses detoksifikasi pun tak akan sempurna, melainkan akan membuat tubuh bayi semakin penuh dengan zat berbahaya.

Bunda, beberapa langkah di atas tentu dapat Bunda coba untuk mencegah Si Kecil terserang alergi makanan. Dengan begini, Bunda tidak perlu terlalu khawatir terhadap masalah alergi Si Kecil. Tapi ingat Bun, keluarga dan orang-orang terdekat Si Kecil harus mengetahui dan memahami hal-hal perlu dilakukan terhadap bayi yang memiliki alergi makanan, sehingga masalah alergi makanan pada Si Kecil bisa diminimalisir dengan baik. Selamat mencoba, Bun.